Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjijikkan dan Bau, Fasilitas Olahraga Pemda Sleman Penuh Kantong Sampah

Iwan Nurwanto • Senin, 7 Agustus 2023 | 03:34 WIB
KOTOR: Tumpukan sampah di kawasan Lapangan Pemda Sleman Minggu (6/8). (Iwan Nurwanto/Radar Jogja)
KOTOR: Tumpukan sampah di kawasan Lapangan Pemda Sleman Minggu (6/8). (Iwan Nurwanto/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Tumpukan kantong-kantong berisi sampah mulai meresahkan masyarakat di Kabupaten Sleman. Seban, dibuang pada ruang-ruang publik.

Salah satunya di Lapangan Pemda Sleman. Masyarakat berharap agar permasalahan tersebut bisa ditanggulangi oleh pemerintah setempat.


Pantauan Radar Jogja di lapangan Pemda Sleman, kantong-kantong sampah memang terlihat menumpuk di beberapa titik. Di antaranya, ada di fasilitas olahraga sisi timur lapangan.

Ada pula di pintu masuk Masjid Darojatul Ulya, yang masih satu kompleka dengan Lapangan Pemda. Selain itu, sampah juga cukup mengganggu di sekitar jogging track.


Kondisi itu tentunya dikeluhkan oleh masyarakat yang biasa memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai tempat berolahraga. Salah satunya adalah Rani, 24. Warga Mlati, Sleman, itu mengaku sangat terganggu dengan tumpukan sampah di sekitar lapangan Pemda Sleman tersebut.


Ia mengaku, terganggu karena tumpukan sampah lantaran berada di sekitar fasilitas olahraga. Sehingga membuatnya cukup tidak nyaman ketika sedang melakukan kegiatan. Rani pun berharap agar adanya tumpukan-tumpukan kantong tersebut bisa segera dibersihkan.


"Untuk kantong-kantong sampah memang sangat mengganggu, karena diletakkan di dekat tempat berolahraga dan jogging track. Secara tidak langsung sering digunakan orang untuk lewat dan aktifitas," ujar Rani, Minggu (6/8).


Pengunjung lain di Pemda Sleman pun merasakan hal yang sama. Fauzan juga mengaku sangat terganggu dengan kantong-kantong sampah tersebut. Selain karena tidak enak dipandang mata. Kehadiran kantong sampah yang dibuang secara sembarangan itu juga menimbulkan bau tidak sedap.


Warga Sleman ini berharap agar pihak-pihak terkait bisa melakukan pembersihan terhadap sampah-sampah tersebut. Namun disisi lain, dia juga cukup miris masih ada masyarakat yang membuang sampah di fasilitas publik seperti lapangan Pemda Sleman.


"Saya tidak habis pikir kok masih ada yang membuang sampah di lapangan pemda Sleman, padahal tempat ini sering dimanfaatkan untuk olahraga dan tempat bermain anak-anak," katanya.


Terkait dengan penanganan sampah oleh Pemkab Sleman. Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memastikan lokasi TPSS yang berada di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, bisa mulai difungsikan pada Senin (7/8). Ia mengaku, pihaknya memang berpacu dengan waktu agar tempat pembuangan sampah tersebut bisa segera digunakan.


Kustini memastikan, Pemkab Sleman juga berkomitmen menanggulangi agar penutupan TPA Piyungan tidak memunculkan masalah lain. Contohnya seperti timbulnya tumpukan sampah.


"Kita antisipasi agar tidak ada sampah liar. Kalau ada (sampah liar) nanti akan kita angkut dan kita kelola," ujar Kustini dalam keterangannya. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#Pemkab Sleman #Sampah #fasilitas olahraga di kota malang #ruang publik