Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 1,8 Km ke Kali Krasak dan Sat

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
ILUSTRASI: Kabar Terbaru Gunung Merapi: Status Siaga, Ancaman Awan Panas Mengintai
ILUSTRASI: Kabar Terbaru Gunung Merapi: Status Siaga, Ancaman Awan Panas Mengintai

Advertisement

SLEMAN - Gunung Merapi yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali memperlihatkan aktivitas vulkanik yang dinamis pada Kamis (29/10/2026) pagi.

​Berdasarkan laporan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), gunung api aktif ini terus mengeluarkan guguran lava pijar yang meluncur ke arah lereng.

​Hasil pemantauan periodik sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB mengonfirmasi adanya lima kali kejadian guguran lava pijar yang terpantau secara jelas dari pos pengamatan.

Advertisement

​Seluruh aliran material guguran lava tersebut meluncur menuju sektor barat daya, mengancam sejumlah hulu sungai yang berhulu langsung di puncak Merapi.

​Secara terperinci, dua kali luncuran lava pijar teramati mengalir deras menuju hulu Kali Krasak dengan jarak jangkauan maksimum mencapai 1.800 meter.

​Sementara itu, tiga kali guguran lava lainnya bergerak ke arah hulu Kali Sat atau Kali Putih dengan jarak luncur yang sama, yakni 1.800 meter.

Advertisement

​Dari segi pengamatan visual, pemandangan tubuh Gunung Merapi tampak cukup jelas dan diselimuti oleh cuaca yang cenderung cerah hingga berawan sejak dini hari.

​Di atas puncak kawah, teramati asap berwarna putih dengan intensitas tebal yang membumbung lemah hingga ketinggian sekitar 30 meter.

​Kondisi meteorologi di sekitar kawasan puncak mencatat embusan angin bertiup secara perlahan dan mengarah ke sektor selatan serta barat.

​Pihak pengamat mencatat suhu udara berada pada kisaran sejuk 17,5 hingga 19,9 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara mencapai 100 persen.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Kabut tebal menyelimuti Gunung Merapi pada 28 Oktober 2026 pagi. BPPTKG mencatat puluhan gempa guguran terjadi di perut gunung. Status masih Siaga Level III, warga diimbau jauhi zona bahaya dan waspada lahar dingin.

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Gunung Merapi kembali aktif pada 27 Oktober 2026. BPPTKG mencatat 14 gempa guguran, 1 tremor non-harmonik, dan 8 gempa hybrid. Status masih Siaga Level III. Simak laporan lengkapnya di sini.

16 Tahun Erupsi Gunung Merapi 2010, Pesan “Eling Sak Durunge Kelangan” Kembali Menggema

16 Tahun Erupsi Gunung Merapi 2010, Pesan “Eling Sak Durunge Kelangan” Kembali Menggema

Enam belas tahun erupsi Merapi 2010 menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana. Simak makna Eling Sak Durunge Kelangan, cara mengenali kawasan rawan, memahami jalur evakuasi, dan mengikuti informasi resmi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer