Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merapi Siaga! Awan Panas Guguran Meluncur 1,8 Kilometer ke Kali Boyong, BPPTKG Beri Peringatan Dini

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang.  (BPPTKG)
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang. (BPPTKG)

Advertisement

 SLEMAN – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta kembali menunjukkan peningkatan. Berdasarkan laporan terbaru Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), terpantau dua kali awan panas guguran (APG) meluncur ke arah Kali Boyong pada periode pengamatan Selasa, 7 April 2026.

Dalam laporan periode 00:00-24:00 WIB, petugas BPPTKG Surtno dan Yulianto mencatat jarak luncur maksimum awan panas mencapai 1.800 meter (1,8 km). Selain awan panas, guguran lava pijar juga masih intens terjadi.

"Teramati 44 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter," tulis laporan resmi BPPTKG tersebut.

Advertisement

Secara visual, gunung terlihat jelas meski terkadang tertutup kabut. Asap kawah berwarna putih terpantau dengan intensitas tipis hingga tebal, membubung setinggi 25-50 meter di atas puncak kawah.

Tingginya aktivitas magma di perut Merapi tercermin dari data kegempaan yang terekam:

Advertisement

Awan Panas Guguran: 2 kali (Amplitudo 17-51 mm, durasi hingga 111,6 detik).

Guguran: 149 kali (Amplitudo 2-34 mm).

Hybrid/Fase Banyak: 82 kali (Menandakan adanya suplai magma yang masih berlangsung).

Tektonik Jauh: 3 kali.

Kondisi meteorologi di sekitar puncak Merapi tercatat mengalami hujan dengan volume curah hujan mencapai 45 mm per hari. Suhu udara berada di kisaran 17.9-23 °C dengan kelembaban tinggi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Gunung Merapi muntahkan guguran lava sejauh 1,5 km ke Kali Krasak pada siang 4 November 2026. BPPTKG catat 25 kali gempa guguran. Berstatus Siaga Level III, warga dilarang keras dekati zona bahaya awan panas dan lahar.

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Kabut tebal menyelimuti Gunung Merapi pada 28 Oktober 2026 pagi. BPPTKG mencatat puluhan gempa guguran terjadi di perut gunung. Status masih Siaga Level III, warga diimbau jauhi zona bahaya dan waspada lahar dingin.

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Gunung Merapi kembali aktif pada 27 Oktober 2026. BPPTKG mencatat 14 gempa guguran, 1 tremor non-harmonik, dan 8 gempa hybrid. Status masih Siaga Level III. Simak laporan lengkapnya di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer