BREAKING: Gunung Merapi Keluarkan 150 Kali Guguran dalam Sehari, Lava Luncur Capai 1.900 Meter! Status Siaga Level III

YOGYAKARTA – Aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah masih menunjukkan intensitas tinggi. Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Minggu (5/4/2026), tercatat sebanyak 150 kali gempa guguran dan luncuran lava sejauh 1.900 meter ke arah barat daya. Status Gunung Merapi masih bertahan di Level III (Siaga).
Visual dan Meteorologi
Selama 24 jam penuh, kondisi cuaca di sekitar puncak Merapi bervariasi antara cerah, berawan, hingga mendung. Angin bertiup tenang hingga lemah ke arah barat dan timur. Suhu udara berkisar 18,2–25,6°C dengan kelembaban 69,7–99% serta tekanan udara 871,8–917,3 mmHg.
Secara visual, gunung tampak jelas dengan kabut tipis hingga tebal (kabut 0–III). Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi kolom 25–100 meter di atas puncak kawah.
Rekaman Kegempaan yang Meningkat
Sepanjang Minggu (5/4), BPPTKG mencatat beragam jenis kegempaan sebagai berikut:
· Gempa Guguran: 150 kali dengan amplitudo 2–9 mm, durasi 37,32–199,09 detik.
· Gempa Hybrid/Fase Banyak: 95 kali, amplitudo 2–38 mm, S–P 0,3–0,9 detik, durasi 7,72–38,01 detik.
· Gempa Vulkanik Dangkal: 1 kali dengan amplitudo 80 mm, durasi 29,61 detik.
Selain itu, petugas juga mengamati 11 kali guguran lava yang mengarah ke barat daya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.900 meter.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



