Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Merapi Siaga Level III, 148 Kali Gempa Guguran dan 3 Awan Panas Terjadi dalam Sehari

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang.  (BPPTKG)
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang. (BPPTKG)

Advertisement

YOGYAKARTA – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan 28 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, tercatat sebanyak 148 kali gempa guguran dan 3 kali awan panas guguran (APG) yang meluncur sejauh hingga 1.900 meter. Status Gunung Merapi masih bertahan di Level III atau Siaga.

Sepanjang hari Sabtu (28/3), cuaca di puncak Merapi dilaporkan berawan hingga mendung dengan angin tenang yang bertiup ke arah selatan dan utara. Suhu udara berkisar antara 18,7 hingga 23,7 derajat celcius dengan kelembaban tinggi mencapai 99,6 persen. Tinggi muka air hujan tercatat 20 milimeter per hari.

Dari sisi visual, gunung terlihat jelas dengan kabut tipis hingga tebal. Asap kawah bertekanan sedang hingga lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang, mencapai ketinggian 25 hingga 150 meter di atas puncak kawah.

BPPTKG mencatat berbagai jenis gempa yang menggambarkan dinamika magma di dalam gunung. Sepanjang periode pengamatan, terjadi:

· 3 kali awan panas guguran dengan amplitudo 30–50 mm dan durasi 103,67–133,69 detik.

Advertisement

· 148 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–33 mm dan durasi 37,27–196,5 detik.

· 73 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2–40 mm, S-P 0,2–0,9 detik, durasi 7,11–58,27 detik.

· 2 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 15–30 mm dan durasi 10,03–13,6 detik.

· 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 18 mm dan durasi 36,93 detik.

Selain itu, petugas juga mengamati 28 kali guguran lava yang mengarah ke Kali Krasak, Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.900 meter. Sementara itu, tiga kali awan panas guguran meluncur ke arah Kali Krasak dan Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 1.400 meter.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Gunung Merapi muntahkan guguran lava sejauh 1,5 km ke Kali Krasak pada siang 4 November 2026. BPPTKG catat 25 kali gempa guguran. Berstatus Siaga Level III, warga dilarang keras dekati zona bahaya awan panas dan lahar.

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Kabut tebal menyelimuti Gunung Merapi pada 28 Oktober 2026 pagi. BPPTKG mencatat puluhan gempa guguran terjadi di perut gunung. Status masih Siaga Level III, warga diimbau jauhi zona bahaya dan waspada lahar dingin.

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Gunung Merapi kembali aktif pada 27 Oktober 2026. BPPTKG mencatat 14 gempa guguran, 1 tremor non-harmonik, dan 8 gempa hybrid. Status masih Siaga Level III. Simak laporan lengkapnya di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer