Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Kondisi Gunung Merapi Hari Ini: Terjadi 16 Kali Guguran Lava, Status Siaga Level III

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.

SLEMAN, YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis laporan terbaru aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan Selasa, 20 Januari 2026. Dalam laporan tersebut, tercatat adanya intensitas kegempaan yang cukup tinggi serta aktivitas guguran lava pijar yang masih terus berlangsung.


Advertisement

Ringkasan Aktivitas Merapi (20 Januari 2026)

Berdasarkan data penyusun laporan, Yulianto, berikut adalah poin-poin penting aktivitas Merapi dalam 24 jam terakhir:

Status Aktivitas: Level III (Siaga).

Advertisement

Guguran Lava: Teramati 16 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih, Kali Krasak, dan Kali Boyong.

Jarak Luncur Maksimum: 1.900 meter (1,9 km).

Kegempaan: Didominasi gempa Guguran (93 kali) dan Hybrid/Fase Banyak (70 kali).

Advertisement

Curah Hujan: Tercatat cukup tinggi, yakni 53 mm per hari di puncak.

Kondisi Visual dan Meteorologi

Secara visual, Gunung Merapi sempat terlihat jelas meskipun sering tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, membumbung setinggi 10-20 meter di atas puncak.

Kondisi cuaca di sekitar puncak Merapi (Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten) bervariasi antara cerah, berawan, hingga mendung dengan suhu udara berkisar 17.6-27.9 °C. Kelembaban udara mencapai 100% dengan volume curah hujan 53 mm/hari, yang memicu peringatan waspada lahar dingin.

Detail Kegempaan

Aktivitas suplai magma di dalam perut gunung masih menunjukkan tanda-tanda aktif, terlihat dari data kegempaan berikut:

Guguran: 93 kali (Amplitudo 2-35 mm, Durasi hingga 184 detik).

Hybrid/Fase Banyak: 70 kali (Menunjukkan aktivitas pertumbuhan kubah lava atau suplai magma).

Tektonik Jauh: 3 kali.

Rekomendasi Bahaya dan Larangan Aktivitas

BPPTKG menegaskan bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Selatan-Barat Daya dan Tenggara.

Zona Bahaya Sektor Selatan-Barat Daya:

Sungai Boyong: Maksimal 5 km.

Sungai Bedog, Krasak, Bebeng: Maksimal 7 km.

Zona Bahaya Sektor Tenggara:

Sungai Woro: Maksimal 3 km.

Sungai Gendol: Maksimal 5 km.

PENTING: Masyarakat dilarang melakukan kegiatan apa pun di dalam zona bahaya tersebut. Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Waspada Lahar dan Abu Vulkanik

Mengingat curah hujan yang mencapai 53 mm di area puncak, masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap ancaman bahaya lahar hujan dan awan panas guguran (APG). Selain itu, masyarakat diharapkan selalu menyiapkan masker untuk mengantisipasi gangguan abu vulkanik jika terjadi erupsi.

Informasi ini bersumber dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG melalui BPPTKG Yogyakarta. Masyarakat dapat memantau perkembangan terkini melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau media sosial resmi PVMBG. (iwa) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Gunung Merapi muntahkan guguran lava sejauh 1,5 km ke Kali Krasak pada siang 4 November 2026. BPPTKG catat 25 kali gempa guguran. Berstatus Siaga Level III, warga dilarang keras dekati zona bahaya awan panas dan lahar.

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Kabut tebal menyelimuti Gunung Merapi pada 28 Oktober 2026 pagi. BPPTKG mencatat puluhan gempa guguran terjadi di perut gunung. Status masih Siaga Level III, warga diimbau jauhi zona bahaya dan waspada lahar dingin.

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Gunung Merapi kembali aktif pada 27 Oktober 2026. BPPTKG mencatat 14 gempa guguran, 1 tremor non-harmonik, dan 8 gempa hybrid. Status masih Siaga Level III. Simak laporan lengkapnya di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer