Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Kondisi Gunung Merapi Hari Ini 10 Januari 2026: Status Siaga, 16 Kali Gempa Guguran Terdeteksi

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis laporan terbaru aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 00:00 - 06:00 WIB. Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga) dengan aktivitas kegempaan yang cukup intens.


Advertisement

Aktivitas Kegempaan dan Visual

Berdasarkan laporan penyusun, Yulianto, dalam kurun waktu enam jam terpantau adanya peningkatan aktivitas internal. Tercatat sebanyak 16 kali gempa Guguran dengan durasi maksimal 173 detik. Selain itu, terdeteksi 32 kali gempa Hybrid/Fase Banyak yang menandakan adanya suplai magma yang masih berlangsung.

Secara visual, gunung tertutup kabut (0-III) dengan cuaca mendung dan angin tenang ke arah timur. Suhu udara di sekitar puncak berkisar antara 18-21 °C.

Advertisement

Daftar Potensi Bahaya Gunung Merapi

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap radius bahaya yang telah ditetapkan. Berikut adalah titik-titik rawan:

Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (Maksimal 5 km)

Advertisement

Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (Maksimal 7 km)

Sektor Tenggara: Sungai Woro (Maksimal 3 km)

Sungai Gendol (Maksimal 5 km)

Erupsi Eksplosif: Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Rekomendasi BPPTKG untuk Masyarakat

Mengingat data pemantauan menunjukkan suplai magma masih aktif, BPPTKG mengeluarkan beberapa instruksi penting bagi warga di wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten:

Kosongkan Zona Bahaya: Dilarang melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya yang telah disebutkan.

Waspada Lahar Dingin: Masyarakat diminta waspada terhadap bahaya lahar dan Awan Panas Guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di area puncak.

Antisipasi Abu Vulkanik: Siapkan masker dan pelindung mata untuk mengantisipasi gangguan pernapasan akibat abu vulkanik jika terjadi erupsi.

Pantau Informasi Resmi: Tingkat aktivitas akan terus ditinjau kembali jika terjadi perubahan signifikan.

Sumber Data: KESDM, Badan Geologi, PVMBG – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). (iwa) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Gunung Merapi muntahkan guguran lava sejauh 1,5 km ke Kali Krasak pada siang 4 November 2026. BPPTKG catat 25 kali gempa guguran. Berstatus Siaga Level III, warga dilarang keras dekati zona bahaya awan panas dan lahar.

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Kabut tebal menyelimuti Gunung Merapi pada 28 Oktober 2026 pagi. BPPTKG mencatat puluhan gempa guguran terjadi di perut gunung. Status masih Siaga Level III, warga diimbau jauhi zona bahaya dan waspada lahar dingin.

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Gunung Merapi kembali aktif pada 27 Oktober 2026. BPPTKG mencatat 14 gempa guguran, 1 tremor non-harmonik, dan 8 gempa hybrid. Status masih Siaga Level III. Simak laporan lengkapnya di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer