Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Gunung Merapi Hari Ini: Waspada 1 Kali Awan Panas Guguran dan 128 Gempa Guguran di Perbatasan DIY-Jateng

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang.  (BPPTKG)
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang. (BPPTKG)

SLEMAN – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis laporan terbaru aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan Jumat, 9 Januari 2026. Dalam laporan tersebut, tercatat terjadi satu kali Awan Panas Guguran (APG) dengan jarak luncur yang signifikan.


Advertisement

Aktivitas Terkini Gunung Merapi

Berdasarkan data pengamatan dari pukul 00:00 hingga 24:00 WIB, Gunung Merapi menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi. Berikut adalah poin-poin penting hasil pemantauan:

Awan Panas Guguran: Terjadi 1 kali dengan amplitudo 41 mm dan durasi 137,85 detik.

Advertisement

Guguran Lava: Teramati 3 kali guguran lava pijar ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih dan Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimal mencapai 2.000 meter (2 km).

Kegempaan: Tercatat 128 kali gempa guguran dan 73 kali gempa Fase Banyak (Hybrid), yang menandakan suplai magma masih berlangsung.

Kondisi Visual dan Meteorologi

Advertisement

Secara visual, gunung setinggi 2968 mdpl ini tertutup kabut (0-III) sepanjang hari. Cuaca di sekitar puncak dilaporkan mendung dan hujan dengan volume curah hujan mencapai 28 mm per hari.

Penyusun laporan, Suratno dan Yulianto, mencatat suhu udara berada di kisaran 17.7-25.6 °C dengan kelembaban tinggi mencapai 100%.

Status Siaga (Level III)

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di Level III (Siaga). BPPTKG menegaskan bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor Selatan-Barat Daya dan Tenggara.

Radius Bahaya:

Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (5 km), Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (7 km).

Sektor Tenggara: Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km).

Erupsi Eksplosif: Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Rekomendasi BPPTKG untuk Masyarakat

Mengingat adanya intensitas hujan yang cukup tinggi (28 mm/hari), masyarakat yang berada di wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten diminta untuk:

Waspada Lahar Dingin: Terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar alur sungai yang berhulu di Merapi saat terjadi hujan.

Hindari Zona Bahaya: Tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya yang telah ditetapkan.

Antisipasi Abu Vulkanik: Menyiapkan masker dan perlindungan diri jika terjadi erupsi yang membawa sebaran abu.

Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BPPTKG melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau kanal media sosial resmi PVMBG.

Sumber Data: KESDM, Badan Geologi, PVMBG – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Apa status Gunung Merapi saat ini?

Status Gunung Merapi saat ini adalah Level III atau Siaga.

Ke mana arah luncuran lava Merapi terbaru?

Lava meluncur ke arah Barat Daya menuju Kali Sat, Kali Putih, dan Kali Bebeng dengan jarak maksimal 2.000 meter.

Daerah mana saja yang terdampak aktivitas Merapi?

Wilayah yang berada di sekitar Gunung Merapi meliputi Kabupaten Sleman (DIY), serta Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah). (iwa) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Gunung Merapi muntahkan guguran lava sejauh 1,5 km ke Kali Krasak pada siang 4 November 2026. BPPTKG catat 25 kali gempa guguran. Berstatus Siaga Level III, warga dilarang keras dekati zona bahaya awan panas dan lahar.

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Kabut tebal menyelimuti Gunung Merapi pada 28 Oktober 2026 pagi. BPPTKG mencatat puluhan gempa guguran terjadi di perut gunung. Status masih Siaga Level III, warga diimbau jauhi zona bahaya dan waspada lahar dingin.

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Gunung Merapi kembali aktif pada 27 Oktober 2026. BPPTKG mencatat 14 gempa guguran, 1 tremor non-harmonik, dan 8 gempa hybrid. Status masih Siaga Level III. Simak laporan lengkapnya di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer