Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Merapi Level III Siaga, 38 Guguran Lava Teramati ke Barat Daya

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.

SLEMAN - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi (2968 mdpl) kembali menunjukkan intensitas tinggi. Berdasarkan laporan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan 07 Januari 2026 pukul 00.00–24.00 WIB, Merapi masih berada pada Level III (Siaga) dengan dominasi guguran lava ke arah barat daya.


Advertisement

Kondisi Meteorologi

- Cuaca: mendung dan hujan  

- Angin: tenang ke arah timur  

Advertisement

- Suhu udara: 18,3–26,4 °C  

- Kelembaban: 68–90,3 %  

- Tekanan udara: 873,3–917,2 mmHg  

Advertisement

- Curah hujan: 2 mm per hari  

Aktivitas Visual

- Gunung tertutup kabut 0-II hingga kabut 0-III  

- Asap kawah tidak teramati 

Data Kegempaan

- Guguran: 113 kali (amplitudo 2–37 mm, durasi 38,83–200,28 detik)  

- Hybrid/Fase Banyak: 77 kali (amplitudo 2–25 mm, durasi 13,55–65,7 detik)  

- Vulkanik Dangkal: 1 kali (amplitudo 30 mm, durasi 35,37 detik)  

- Tektonik Jauh: 1 kali (amplitudo 13 mm, durasi 142,63 detik)  

Selain itu, teramati 38 kali guguran lava ke arah barat daya melalui Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

Potensi Bahaya

BPPTKG menegaskan potensi bahaya saat ini berupa:

- Guguran lava dan awan panas di sektor selatan–barat daya:  

  - Sungai Boyong (maksimal 5 km)  

  - Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (maksimal 7 km)  

- Sektor tenggara:  

  - Sungai Woro (maksimal 3 km)  

  - Sungai Gendol (maksimal 5 km)  

- Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.  

Rekomendasi BPPTKG

1. Masyarakat dilarang beraktivitas di daerah potensi bahaya.  

2. Waspada lahar dan awan panas guguran terutama saat hujan.  

3. Antisipasi gangguan abu vulkanik dari erupsi Merapi.  

4. Tingkat aktivitas akan segera ditinjau kembali jika terjadi perubahan signifikan. (iwa) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Merapi Muntahkan Guguran Lava 1,5 Km ke Kali Krasak, 25 Gempa Mengguncang Siang Ini

Gunung Merapi muntahkan guguran lava sejauh 1,5 km ke Kali Krasak pada siang 4 November 2026. BPPTKG catat 25 kali gempa guguran. Berstatus Siaga Level III, warga dilarang keras dekati zona bahaya awan panas dan lahar.

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Update Merapi Terkini: 18 Gempa Hybrid Terekam, Suplai Magma Masih Ada

Kabut tebal menyelimuti Gunung Merapi pada 28 Oktober 2026 pagi. BPPTKG mencatat puluhan gempa guguran terjadi di perut gunung. Status masih Siaga Level III, warga diimbau jauhi zona bahaya dan waspada lahar dingin.

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Merapi Siaga Hari Ini, 14 Guguran, Asap Kawah Nihil, Hujan Guyur Lereng

Gunung Merapi kembali aktif pada 27 Oktober 2026. BPPTKG mencatat 14 gempa guguran, 1 tremor non-harmonik, dan 8 gempa hybrid. Status masih Siaga Level III. Simak laporan lengkapnya di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer