Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seleksi Kelompok Seni agar Bisa Tampil di Art Poin

Administrator • Senin, 4 Mei 2015 | 08:17 WIB
Photo
Photo

JOGJA - Bagi kelompok kesenian di Kota Jogja yang akan tampil di art poin, salah satu program keistimewaan DIJ, tak bisa dengan mudah lagi. Dinas Pa-riwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jogja lebih selektif menampilkan kelompok seni dari masyarakat.Mereka kini akan mempertimbangkan kualitas penampilan seni kelompok-kelompok ini. Hal itu karena saat ini jumlah kelompok kesenian dan kebu-dayaan di wilayah di Kota Jogja juga bertambah dari sebelumnya."Kami mengurangi program bantuan yang dulu bersifat pembinaan. Sekarang kami mulai berpikir mencari kualitas. Bukan hanya sekadar memberikan ban-tuan dan tidk sembarangan bisa tampil," terang Kepala Disparbud Kota Jogja Eko Suryo Maharso kemarin.
Dia mengemukakan jumlah kelompok kesenian dan kebudayaan di Kota Jog-ja kini mencapai 900 kelompok. Sebe-lumnya jumlah kelompok seni ada 700 kelompok yang tersebar di wilayah.Penyeleksian itu untuk fasilitasi semua kegiatan kesenian dan kebudayaan di Kota Jogja. Misalnya untuk pentas seni dan kebudayaan di Art Point dan ke-giatan Maestro yang memanfaatkan Dana Keistimewaan (Danais) DIJ."Kami selektif mana yang punya bibit potensi seni atau tidak, yang berkuali-tas kelayakan tampilnya. Ini agar ada greget, rasa bersaing dan rasa puas dari ketika ditampilkan," paparnya.Dia menyebut bagi kelompok seni atau pelaku seni dan kebudayaan yang tidak terseleksi dipersilahkan untuk belajar sendiri meningkatkan kemampuan. Ini karena, lanjutnya, program dukungan dari Disparbud tahapnya kini sudah bukan pembinaan lagi.Total Danais yang dikelola Pemkot Jogja tahun ini mencapai Rp 34,4 miliar.
Danais itu terbagi untuk urusan kebudayaan Rp 29,9 miliar dan urusan tata ruang sebesar Rp 4,5 miliar. Dari danais itu Disparbud Kota Jogja mengelola sebesar Rp 9 miliar untuk urusan kebudayaan.Selain untuk kegiatan art point di tiga titik, Danais DIJ juga untuk misi kese-nian bersama dengan Pemprov DIJ. Dia mengatakan misi kesenian itu dilaku-kan di satu daerah di nusantara dan satu di luar negeri. Misi kesenian sudah dilakukan ke Bali, satu lagi rencananya akan ke Korea.Sebelumnya, Wakil Wali Kota Imam Priyono menjelaskan, tak hanya dengan art poin. Pemkot Jogja tengah meng-kaji untuk menghidupkan Jogja Java Carnival. Itu, selain untuk memberikan wadah ekspresi pelaku seni, juga men-datangkan wisatawan. "Sekarang masih dikaji. Jika memungkinkan, kami akan koordinasi dengan pemprov mengguna-kan Danais," jelas Imam. (eri/laz/ong) Editor : Administrator