RADAR JOGJA - Candi Borobudur, salah satu keajaiban dunia yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia.
Tidak hanya dikenal sebagai situs arkeologi Buddha terbesar di dunia, Candi Borobudur juga sebagai rumah bagi ribuan relief yang menggambarkan berbagai aspek kehidupan Buddha, cerita rakyat, dan ajaran moral.
Berikut adalah beberapa relief utama yang dapat ditemukan di Borobudur dan penjelasannya:
1.Relief Lalitavistara
Relief Lalitavistara menggambarkan kisah hidup Siddhartha Gautama, yang kemudian dikenal sebagai Buddha.
Relief ini terdiri dari 120 panel yang menceritakan mulai dari kelahirannya di Taman Lumbini. Kemudian masa kecilnya sebagai pangeran di Kapilavastu, hingga saat dia mencapai pencerahan di bawah pohon Bodhi.
Salah satu panel terkenal menggambarkan kelahiran Siddhartha dari rahim Ratu Maya, di mana ia langsung berjalan tujuh langkah dan mengeluarkan teratai di setiap langkahnya.
2.Relief Jataka dan Avadana
Relief Jataka dan Avadana menceritakan kisah-kisah kelahiran kembali Buddha dalam berbagai bentuk hewan dan manusia sebelum mencapai pencerahan.
Jataka adalah cerita kehidupan lampau Buddha yang menggambarkan berbagai kebajikan seperti kemurahan hati, kesabaran, dan pengorbanan diri.
Sementara itu, Avadana adalah cerita serupa tetapi lebih menekankan pada perbuatan kebajikan dari orang-orang biasa.
Panel-panel ini mengajarkan nilai-nilai moral dan etika yang mendalam.
3.Relief Gandavyuha
Relief Gandavyuha menceritakan perjalanan Sudhana dalam mencari kebijaksanaan tertinggi.
Dalam perjalanannya, Sudhana bertemu dengan 53 guru berbeda yang memberikan berbagai ajaran spiritual.
Relief ini mengajarkan pentingnya ketekunan dalam mencari pengetahuan dan kebijaksanaan serta menggambarkan konsep kesatuan semua makhluk.
Gandavyuha merupakan bagian dari teks Mahayana yang sangat dihormati dalam tradisi Buddha.
4.Relief Bhadracari
Relief Bhadracari menceritakan perjalanan spiritual seorang Bodhisattva yang melakukan berbagai tindakan kebajikan sebagai bagian dari latihan menuju pencerahan.
Bhadracari menggambarkan ajaran moral dan etika, serta menunjukkan bagaimana seseorang dapat menjalani kehidupan yang penuh kebajikan.
Relief ini menekankan pentingnya welas asih, kemurahan hati, dan pengorbanan diri untuk kesejahteraan semua makhluk.
5.Relief Karmawibhangga
Relief Karmawibhangga menggambarkan hukum sebab-akibat atau karma.
Panel-panel ini menunjukkan berbagai perbuatan baik dan buruk serta konsekuensi yang dihasilkannya.
Relief ini berada di bagian dasar candi yang tersembunyi dan mengajarkan pentingnya berbuat baik dan menghindari perbuatan buruk untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
6.Relief Mahakarmawibhangga
Relief Mahakarmawibhangga meliputi ajaran tentang alam semesta dan fenomena kehidupan setelah mati.
Ini termasuk berbagai penggambaran surga dan neraka serta siklus kelahiran kembali (samsara).
Relief ini berada di bagian tersembunyi dari candi, mencerminkan pandangan kosmologis dan ajaran moral Buddha.
7.Relief Sailendra
Selain cerita-cerita Buddha, beberapa relief di Borobudur juga menggambarkan kehidupan sehari-hari pada masa dinasti Sailendra yang membangun candi ini.
Relief ini memberikan wawasan tentang kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Jawa kuno, termasuk kegiatan perdagangan, pertanian, dan upacara keagamaan.
Relief-relief di Candi Borobudur bukan hanya karya seni yang indah tetapi juga media pendidikan yang mengajarkan ajaran Buddha dan nilai-nilai moral kepada generasi-generasi yang berkunjung ke candi ini.
Dengan memahami setiap panel relief, pengunjung dapat mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang kehidupan Buddha, ajaran-ajaran agama Buddha, dan kehidupan masyarakat Jawa kuno pada masa itu. (Rinda Martisa Fiorentina)
Editor : Winda Atika Ira Puspita