Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Mulai Aktivitas di Alun-Alun

E
Penulis: Editor Content❯
(  )
( )
RADAR JOGJA - Fasilitas umum (fasum) di kawasan Alun-Alun Purworejo masih tertutup sejak pandemi virus korona (Covid-19). Fasum tersebut dibatasi garis dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Minggu (7/6).

Namun, hal itu menjadi halangan bagi masyarakat untuk memanfaatkan kawasan itu. Hampir sepekan terakhir, masyarakat telah kembali memanfaatkan kawasan terbuka itu untuk beraktivitas. Khususnya, di bidang olahraga.

Ada yang jalan kaki dan lari. Ada pula yang bersepeda.

Sebagian warga menilai kondisi di Purworejo sebenarnya sudah berangsur normal. Mereka meyakini jika wabah itu sebenarnya sudah berlalu. Meski, tetap ada kemungkinan virus korona muncul lagi.

"Saya melihat kok sebenarnya sudah mulai normal lagi. Kita bisa melakukan aktivitas di luar rumah seperti biasa," kata Ganjar Widyantoro, warga yang berolahraga di Alun-Alun Purworejo

Menurutnya, kegiatan masyarakat sudah seperti biasanya. Warga yang dinyatakan positif Covid-19 juga relatif sehat dan tidak ada permasalahan berarti.

"Kalau kita di rumah terus tanpa olahraga, ya malah jadi sakit. Jadi, memang saya beranikan untuk datang ke Alun-Alun Purworejo. Ternyata yang sudah melakukan aktivitas ini sudah banyak," jelas Ganjar.

Walau sudah mulai beraktivitas di luar rumah, Ganjar mengaku tetap waspada. Pola-pola pencegahan sesuai protokol penanganan Covid-19 tetap dipegang.

"Minimal kalau keluar rumah pakai masker. Saya juga membawa hand sanitizer dalam tas kecil yang saya bawa ini," imbuh Ganjar.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo Agung Wibowo mengungkapkan, sebenarnya masyarakat belum diperkenankan untuk melakukan aktivitas di Alun-Alun Purworejo. Hanya saja, pihaknya memberikan toleransi bagi warga yang sekadar olahraga berupa jalan kaki atau lari.

"Sebenarnya itu juga tidak kita sarankan," tutur Agung.

Toleransi diberikan sepanjang warga tidak melakukan kerumunan. Petugas UPT Alun-Alun Purworejo selalu turun untuk memantau pergerakan warga di seputar kawasan tersebut.

"Petugas akan mendatangi kerumunan, jika muncul hal itu. Mengajak mereka untuk membubarkan diri," katanya.

Petugas juga mengawasi setiap warga yang datang. Petugas akan mendekati warga tidak menggunakan masker. Petugas akan memberikan imbauan dan memberikan masker. (udi/amd)

 

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Purworejo Yuli Hastuti Ingtakan: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Hiasan Dinding

Bupati Purworejo Yuli Hastuti Ingtakan: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Hiasan Dinding

Bupati Purworejo Yuli Hastuti memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Purworejo, Senin (1/6). (Dokumentasi PBupati Purworejo Yuli Hastuti Ingtakan: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Hiasan Dinding

Minta Izin Gubernur DIY, BSN Berencana Buka UPT di Yogyakarta

Minta Izin Gubernur DIY, BSN Berencana Buka UPT di Yogyakarta

Badan Standardisasi Nasional (BSN) berencana mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) guna memperkuat pelayanan standardisasi bagi para pelaku usaha dan UMKM. Kepala BSN, Donny Purnomo

Buka Tujuh Hari, Kunjungan Perpusda Purworejo Naik hingga 14 Ribu Orang

Buka Tujuh Hari, Kunjungan Perpusda Purworejo Naik hingga 14 Ribu Orang

Pelajar antusias berkunjung untuk menikmati berbagai layanan Perpusda Purworejo. (M Hafied/Radar Jogja)Buka Tujuh Hari, Kunjungan Perpusda Purworejo Naik hingga 14 Ribu Orang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer