Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Fahrurozi, Guru Seni Budaya SMPN 1 Bantul: Mengajar dengan Cinta dan Sabar

Gunawan RaJa • Senin, 14 Oktober 2024 | 20:48 WIB
(Doc Pribadi Fahrurozi untuk Radar Jogja)
(Doc Pribadi Fahrurozi untuk Radar Jogja)

Bantul - Di tengah tuntutan generasi Z yang serba instan, Fahrurozi guru seni budaya SMPN 1 Bantul berjuang mengajarkan seni dengan pendekatan yang lebih dalam. Dia mengajar dengan cinta dan sabar.

Tak hanya berbagi ilmu seni rupa, musik, dan seni tradisi, tetapi juga mengajarkan makna dari setiap proses kreatif. Meski fokus pada seni rupa, kecintaan pada musik, terutama piano, sudah ada sejak SMA.

"Saya aktif dalam komunitas seni tradisi seperti campursari dan jatilan, semakin memperkaya wawasannya dalam dunia seni," kata Fahrurozi pada Senin (14/10/2024).

Menghadapi tantangan mengajar seni budaya kepada generasi Z yang memiliki kecenderungan ingin hasil cepat, dia merasa perlu menanamkan pemahaman bahwa seni memerlukan waktu dan proses.

“Seni bukan sesuatu yang bisa dipelajari dalam sekejap. Dibutuhkan kesabaran, ketekunan, dan proses panjang untuk benar-benar memahaminya,” ujarnya.

Di sekolah, dia mengajar seni budaya di kelas 7, 8, dan 9, dengan total 30 kelas yang harus dibagi di antara tiga guru.

"Masing-masing guru mengampu sekitar 10 kelas," ucapnya.

Meski ada tantangan dalam mendalami berbagai submateri, pihaknya selalu berusaha memberikan pendekatan yang sesuai dengan minat dan latar belakang kompetensinya.

"Selain mengajar di sekolah, saya aktif di dunia seni luar sekolah," terangnya.

Berkat minat dan keterlibatannya dalam seni tradisi, diharapkan siswa-siswinya bisa terinspirasi dan meneruskan kecintaan terhadap seni.

"Seni bukan hanya soal keterampilan, tetapi tentang proses memahami dan menghargai budaya," bebernya.

Dengan sabar dan penuh cinta, dia berharap dapat menanamkan nilai seni dalam kehidupan para generasi muda.

"Sehingga seni tidak hanya sekadar pelajaran di kelas, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari," ucapnya. (gun)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Guru Seni Budaya #Budaya #SMPN 1 Bantul #Seni