RADAR JOGJA - Universitas ’Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK). Ditandai dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) Kemdikbudristek No 484/E/O/2004 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Abdul Haris kepada Rektor Unisa Warsiti.
"Ini prosesnya cukup panjang, kami ajukan dan persiapkan kurang lebih sejak dua tahun," kata Warsiti di Masjid Walidah Dahlan Selasa (23/7).
Dia menyebut, keunggulan yang dimiliki FK Unisa yakni kurikulum yang dijalankan akan berfokus terkait pencegahan kesehatan reproduksi pada perempuan. Utamanya terkait kehamilan.
"Ini juga selaras dengan apa yang diperjuangkan oleh ’Aisyiyah, fokus pada penguatan dan pemberdayaan perempuan," serunya.
Sementara terkait konteks akademik, puluhan tenaga pendidik baru telah direkrut. "Sesuai regulasi itu minimal 26 dokter, kami punya lebih dari standar itu," urainya.
Sedangkan untuk kuota mahasiswa baru, menargetkan 50 orang untuk tahun pertama. "Sebelumnya sudah ada fakultas kesehatan, dengan adanya FK ini jadi makin komplet," lontarnya.
Sementara itu, Dirjen Diktiristek Abdul Haris menilai, Muhammadiyah dan ’Aisyiyah memiliki historis sekaligus kontribusi yang besar terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.
Terlebih dengan dibukanya FK di Unisa, jadi torehan dan momentum penting bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA).
"Ini capaian nyata, dengan meluncurkan program kedokteran, ini penguatan kelembagaan juga peningkatan SDM dan mutu bagi PTMA," tambahnya. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika