RADAR JOGJA - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Pengembangan Potensi Ekowisata Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar pelatihan pengembangan pariwisata di wilayah Dlingo, Bantul.
Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat ITB Lusia Marliana Nurani, Ph.D., mengatakan sasaran pelatihan para ibu-ibu pengrajin ecoprint di ekowisata Gunung Cilik (Guci), Dlingo, Bantul. Kegiatan pengabdian masyarakat sengaja menyasar perempuan, karena kaum hawa memiliki peran ganda sebagai istri dan atau ibu serta menjadi salah satu pencari nafkah keluarga. "Kami ingin pengrajin ecoprint di Dlingo, Bantul terus berinovasi dan berjejaring," ucapnya Jumat (14/6.
Dosen Kelompok Keahlian (KK) Literasi Budaya Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB itu menyampaikan, tim pengabdian terdiri dari dosen, mahasiswa, alumni dan menggandeng dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Puthut Ardianto.
Anggota Forum Komunikasi (Forkom) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bantul Sugandi mengatakan, strategi penyusunan paket wisata inovatif dan edukatif untuk ekowisata pentinh. "Selama ini teman-teman sudah mengelola wisata, tapi masih individual," kata Sugandi.
Harapannya pembuatan paket wisata dapat berjalan seiring, sehingga dampak perekonomian bisa dirasakan secara luas. Kemudian berjejaring dan optimalisasi dalam promosi melalui berbagai berbagai platform media.
Terpisah, Koordinator Ecoprint Batik Dlingo, Bantul Qoni'ah mengatakan, anggotanya terdiri dari 20 ibu rumah tangga. Berawal dari 2019 dan terus eksis hingga sekarang."Melalui pelatihan ini kami berharap kemampuan SDM meningkat," kata Qoni'ah. (gun/pra)
Editor : Satria Pradika