Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

STIPRAM Jogja Komitmen Cegah Kasus Kekerasan Seksual di Kampus

W
Penulis: Wulan Yanuarwati❯
TAHUN AJARAN BARU: Sebanyak 750 mahasiswa baru disambut di Kampus STIPRAM Rabu (23/8/23).WULAN YANUARWATI/RADAR JOGJA
TAHUN AJARAN BARU: Sebanyak 750 mahasiswa baru disambut di Kampus STIPRAM Rabu (23/8/23).WULAN YANUARWATI/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA - Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) memberikan perhatian serius terhadap kualitas pendidikan. Termasuk pada pencegahan kasus pelecehan seksual di kampus. Oleh karena itu, setiap mahasiswa di STIPRAM dipastikan mendapatkan perlindungan.


Advertisement

"Tentang kekerasan seksual di kampus sudah diatur. Mahasiswa bisa mengadukan dan dilindungi penuh," ujar Pembina Yayasan STIPRAM Oentoeng Soebiyanto pada acara penyambutan mahasiswa baru di Kampus STIPRAM.

Kejadian mengenai pelecehan seksual dan sejenisnya belum pernah terjadi di kampus yang fokus pada studi pariwisata tersebut. Meski begitu, dia menekankan pentingnya belajar dari kasus kampus lain. Selain itu upaya antisipasi juga perlu dilakukan.

"Kita belajar dari kasus-kasus kampus lain, kalau sampai terjadi memang dosen dikenakan sanksi bisa tidak mengajar, diberhentikan dan seterusnya tergantung berat ringannya," tegasnya.

Advertisement

Oentoeng mencontohkan ihwal kedekatan dan keakraban antara dosen dengan mahasiswa. Hal ini bisa multi tafsir sehingga perlu untuk diwaspadai. Agar tidak disalahartikan dan menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

"Biasanya ada yang dosen muda salah tafsir dengan kedekatan, kemudian ada mahasiswa yang tidak masalah namun ada yang salah tafsir," sebutnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua 1 STIPRAM Jogja Amin Kiswantoro mengatakan, total mahasiswa baru ada 750 orang pada tahun ajaran 2023. Mereka gabungan dari jenjang diploma 3, transfer, hingga strata satu. "Mahasiswa paling banyak jenjang S1 pariwisata dan D3 perhotelan. Kuliah perdana 29 Agustus," ungkapnya. (lan/eno)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Demo Mahasiswa di Gedung DPRD DIY Ricuh, Aksi Vandalisme Cagar Budaya Picu Perdebatan di Medsos

Demo Mahasiswa di Gedung DPRD DIY Ricuh, Aksi Vandalisme Cagar Budaya Picu Perdebatan di Medsos

Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran di depan Gedung DPRD DIY berakhir ricuh pada (20/10/2026). Selain pelemparan botol dan batu serta bentrok antara

Demo Mahasiswa di DPRD DIJ Ricuh, Polisi Bubarkan Massa hingga Kejar-kejaran ke Malioboro

Demo Mahasiswa di DPRD DIJ Ricuh, Polisi Bubarkan Massa hingga Kejar-kejaran ke Malioboro

Polisi membubarkan aksi penyampaian aspirasi massa mahasiswa di kompleks DPRD DIJ, kawasan Malioboro, Kota Jogja, Selasa malam (20/10). Kericuhan terjadi setelah massa berupaya masuk ke gedung DPRD DIY.

Kritik Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY

Kritik Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY

Ribuan mahasiswa dari sejumlah universitas di DIJ menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DIJ, Selasa (20/10). Mereka menyuarakan keresahan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer