KEBUMEN - Pemkab Kebumen resmi membuka seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk mengisi tiga kursi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Proses seleksi ini dilakukan guna memastikan posisi strategis di lingkup Pemkab Kebumen dapat diisi aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan kompeten.
Adapun jabatan yang sekarang dilelang antara lain Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A). Selain itu, posisi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) dan jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
"Sudah kami umumkan. Harapan kami segera karena tiga posisi ini jabatan penting," ungkap Sekda Kebumen Edi Rianto kepada Radar Jogja, Kamis (11/9).
Saat ini, lanjut Edi, telah dibentuk panitia seleksi (pansel) dalam pengisian JPT. Tim juga telah mengeluarkan jadwal pendaftaran dan tahapan seleksi. Diawali pengumuman melalui portal ASN Karier SIASN BKN pada 10-24 September 2025.
Tahapan berikutnya verifikasi dan rekam jejak mulai 22-25 September 2025. Dilanjutkan pengumuman hasil seleksi administrasi 26 September dan tahap asasemen pada 1-2 Oktober. Adapun penetapan hasil dijadwalkan pada 13 Oktober setelah melalui tahapan penulisan makalah, presentasi dan seleksi wawancara. "Jadi kami tidak bisa membiarkan jabatan kosong terlalu lama. Semoga segera terisi," jelasnya.
Edi menjelaskan, dalam proses pengisian JPT ini pemkab akan terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Dia memastikan, seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan profesional. "Dari pemkab sendiri ingin punya kepala dinas yang qualified. Nanti tetap ada persetujuan pemerintah pusat sebelum dilantik," ungkapnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kebumen Amin Lukmantoro mengatakan, lelang jabatan ini diharapkan mampu menghasilkan sosok pejabat yang berorientasi pada kinerja. Tak kalah penting pejabat yang memiliki integritas, kompetensi dan inovasi sehingga berdampak luas terhadap peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. "Lelang jabatan itu gerbang awal. Proses penyaringan pejabat yang dinilai layak dan mampu untuk bekerja maksimal," tegasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo