
Prof. Djohermansyah Djohan
Guru Besar IPDN, mantan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri 2010–2014, dan Pj Gubernur Riau 2013–2014
Dua hari menjelang peringatan ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah peristiwa di Aceh menyentak perhatian publik.
Bendera bulan bintang dikibarkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, bertepatan dengan peringatan 21 tahun perdamaian Aceh.
Di Papua, kelompok bersenjata OPM menyerukan larangan dan ancaman terhadap pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI.
Kedua peristiwa itu tentu tidak dapat disamakan. Latar sejarah, konteks politik, dan bentuk ekspresinya berbeda.
Namun, keduanya layak dibaca sebagai peringatan tentang tak baik-baiknya relasi pusat dan daerah.
Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa persoalan itu adalah perkara keamanan atau separatisme.
Ada masalah yang jauh lebih mendasar:, yaitu rasa keadilan dalam hubungan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah. Di samping tentunya, aneka kebijakan pusat yang tak memperhatikan keberagaman daerah.
Daerah merasa semakin dipinggirkan
Dalam dua tahun terakhir, keluhan daerah mengenai keuangan semakin keras. Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang menjadi sumber utama pembiayaan pemerintahan daerah mengalami penurunan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




