RADAR JOGJA - Empat warga negara asing (WNA) asal Jepang nekat mencuri di toko pakaian daerah Ubud, Gianyar, Bali.
Empat WNA tersebut merupakan siswa yang berasal dari SMA Swasta di Jepang.
Yaitu Otani Junior and Senior High School.
Insiden tersebut terjadi pada hari Kamis (4/12/2025) lalu.
Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Keempat siswa tersebut diduga tengah melakukan study tour di Bali yang dimulai dari tanggal 30 November hingga 5 Desember 2025.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa siswa memasukan pakaian yang dijual ke dalam tas mereka dan dilakukan dalam kondisi keadaan toko sedang ramai.
Aksi pencurian tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian daerah setempat.
“Memang benar kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pencurian kaos di dua titik yang dilakukan wisatawan asing lebih dari 4 orang. Sudah melakukan tindakan lebih lanjut dan juga mediasi,” ujar pihak Polres Gianyar dalam unggahan video.
Atas kejadian tersebut, Otani Junior and Senior High School menyatakan permintaan maaf atas apa yang sudah dilakukan siswanya melalui situs resminya pada Selasa (9/12/2025).
Sekolah mengakui dan mengonfirmasi bahwa beberapa siswanya telah melakukan tindak pencurian pada saat pelaksanaan study tour ke Bali.
Pihak Otani juga telah melakukan konfirmasi bahwa pencurian tersebut dilakukan pada tanggal 4 Desember 2025.
Pihak Otani Junior and Senior High School juga menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas tindakan para siswanya.
Dalam pernyataannya, perwakilan sekolah Inui menyebut insiden tersebut sebagai tindakan serius yang berdampak tidak hanya pada korban, tetapi juga pada citra warga negara Jepang di luar negeri.
Pihak sekolah mengaku tengah melakukan investigasi internal serta bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.
Inui turut meminta publik untuk tidak menyebarkan spekulasi, identitas, maupun foto yang belum terverifikasi di media sosial karena berpotensi mencemarkan nama baik pihak-pihak yang terlibat.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan jumlah pelaku sebanyak empat orang WN Jepang yang mencuri total 40 kaus dari dua toko berbeda di kawasan Ubud, dengan estimasi kerugian mencapai Rp 3,6 juta.
Namun, proses penanganan terkendala karena para pelaku telah kembali ke Jepang pada hari kejadian.
Polisi masih melakukan koordinasi dengan Polres Gianyar, agen perjalanan, imigrasi, serta Konsulat Jepang untuk menindaklanjuti kasus tersebut. (Salwa Caesy)
Editor : Meitika Candra Lantiva