Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kebumen Utara Kerap Mati Listrik, Warga Sadang Protes Pelayanan PLN. Apa Tuntutan Mereka

Muhammad Hafied • Jumat, 8 November 2024 | 04:19 WIB

 

 

 

 

PERBAIKAN : Petugas PLN  sedang melakukan pemeliharaan jaringan listrik dengan menggunakan peralatan lengkap.
PERBAIKAN : Petugas PLN sedang melakukan pemeliharaan jaringan listrik dengan menggunakan peralatan lengkap.

 

KEBUMEN - Masyarakat Kebumen bagian utara sering mengeluhkan terjadinya listrik padam. Terlebih memasuki musim penghujan seperti sekarang. Mereka cukup khawatir karena listrik rawan padam. Kondisi ini dinilai membawa dampak negatif terhadap aktivitas di berbagai sektor.

 Baca Juga: Benarkah Pemerintahan Prabowo akan Membawa Indonesia Bergabung dengan BRICS? Bagaimana Potensi Keuntungan dan Kerugiannya? 

Warga Desa Wonosari, Kecamatan Sadang, Nur Agus Hikmawan, 32, mengungkapkan, fenomena mati listrik pada musim penghujan sangat menimbulkan ketidaknyamanan. Dia menegaskan banyak sektor yang dipertaruhkan jika layanan listrik tidak stabil. "Belum lama, listrik mati dari sore sampai malam. Pernah juga pagi baru nyala. Sering lah pokoknya," jelasnya, kemarin (7/11).

 

Hikmawan mengatakan, PLN sebagai perusahaan yang diberi mandat negara mestinya dapat memastikan layanan listrik tidak terganggu dalam segala situasi dan kondisi. Dia pun meminta PLN terus melakukan serangkaian mitigasi sebagai bentuk antisipasi kejadian listrik padam. "Bisa dikatakan wilayah sini langganan mati listrik. Apalagi pas hujan. Ya, misal trafo atau alat lain potensi rusak, dari sebelumnya di cek dulu dong," ungkapnya.

 Baca Juga: Belum Bisa Tidur Kalau Belum Menonton dan Mendengar Konten ASMR? Berikut Penjelasan Lebih Lengkapnya

Kejadian listrik padam dinilai sangat merugikan bagi masyarakat. Terutama bagi mereka yang setiap hari menjalankan usaha. Oleh karena itu, PLN sebagai representasi negara perlu memastikan layanan tetap prima. Dengan begitu kepercayaan masyarakat akan tetap terjaga. "Saya punya warung, kebetulan ada mesin pendingin. Kalau listrik sering mati, lama lagi, otomatis es krim meleleh. Dagangan sudah tidak enak. Rugi banyak lah. Siapa yang tanggungjawab coba," jelasnya.

 

Hal senada dikeluhkan warga lain, Anna Seftiayunisa. Ia cukup menyayangkan ketika PLN tak mampu menghadirkan layanan optimal bagi masyarakat. Menurutnya, pemadaman listrik akibat kerusakan teknis atau hal lain mestinya dapat dihindari. Sebab jika tidak, kondisi ini akan membawa kerugian bagi masyarakat. "Kasihan lah. Orang mau masak, mau mandi dan lain-lain susah kalau listrik sering mati," ucap warga Kecamatan Sadang itu.

 Baca Juga: Belajar sambil Mendengarkan Musik Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya

Ia berharap, PLN terus melakukan langkah konkret untuk memastikan jaringan listrik tetap andal. Hal ini penting agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman, tanpa rasa khawatir aliran listrik padam. "Saya sampai stok lampu darurat cadangan sama lilin. Karena ya itu, antisipasi mati lampu lama," ujarnya. (fid/din)

Editor : Din Miftahudin
#perbaikan layanan #Mengeluh #Kabumen #listrik padam #pln