Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kinerja Keuangan Meleset dan Beban Belanja AI Tekan Saham Amazon

R
Penulis: Rayhan Nafi Ulwan❯
Amazon- (Reuters)
Amazon- (Reuters)

Advertisement

 

Advertisement

RADAR JOGJA - Saham raksasa teknologi Amazon mengalami tekanan jual yang cukup tajam hingga anjlok hampir tujuh persen pada perdagangan pasca-penutupan bursa Wall Street.

Aksi lepas saham oleh investor ini dipicu oleh rilis laporan kinerja keuangan kuartal ketiga yang meleset dari ekspektasi pasar, diperberat oleh proyeksi penjualan akhir tahun yang dinilai terlalu konservatif.

Sepanjang kuartal ketiga, perseroan membukukan laba bersih sebesar 1,89 dolar AS per lembar saham dengan total pendapatan 201,94 miliar dolar AS.

Angka realisasi tersebut berada di bawah konsensus analis yang sebelumnya memproyeksikan laba sebesar 1,96 dolar AS per lembar saham dan pendapatan mencapai 202,10 miliar dolar AS.

Kekecewaan pasar kian melebar setelah manajemen mematok rentang proyeksi pendapatan kuartal keempat antara 240 miliar hingga 247 miliar dolar AS, mengindikasikan potensi pertumbuhan di bawah rata-rata perkiraan Wall Street sebesar 244,30 miliar dolar AS menjelang musim belanja liburan akhir tahun.

Di luar perlambatan pertumbuhan bisnis ritel, sentimen negatif pasar diperparah oleh pembengkakan belanja modal (capex) untuk membiayai ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) serta kapasitas pusat data pada divisi komputasi awan, Amazon Web Services (AWS).

Wall Street yang kini kian selektif dalam menuntut imbal hasil nyata dari inovasi teknologi generatif merespons waspada terhadap kenaikan beban operasional tersebut, tren serupa yang sebelumnya juga menekan saham raksasa teknologi lain seperti Alphabet.

Penurunan tajam ini menekan valuasi saham Amazon hingga berada di bawah estimasi target harga terendah dari sejumlah analis pasar modal.

Kondisi tersebut mencerminkan sikap hati-hati para investor yang kian mempertanyakan jangka waktu monetisasi atas besarnya investasi infrastruktur digital di tengah volatilitas sektor teknologi global saat ini.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Pencemaran Nama Baik Roy Suryo dan Dokter Tifa Minggu Depan

Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Pencemaran Nama Baik Roy Suryo dan Dokter Tifa Minggu Depan

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu pada Kamis (5/11/2026) minggu depan.  Jokowi..

BRI Kutoarjo Purworejo Pastikan Proses Lelang Agunan Dilaksanakan Sesuai Ketentuan Hukum dan Aturan

BRI Kutoarjo Purworejo Pastikan Proses Lelang Agunan Dilaksanakan Sesuai Ketentuan Hukum dan Aturan

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kutoarjo, Purworejo melakukan klarifikasi terkait informasi yang beredar di sosial media mengenai gugatan warga atas lelang agunan. Branch Office Head BRI Kutoarjo Tri Suseno mengatakan, BRI

Terkait Gelar Kebangsawanan, Harry Kane: Kedengaran Bagus, tapi Saya Merasa Aneh Jika Dipanggil Sir

Terkait Gelar Kebangsawanan, Harry Kane: Kedengaran Bagus, tapi Saya Merasa Aneh Jika Dipanggil Sir

Harry Kane mengatakan bahwa dia akan merasa aneh dipanggil "Sir" jika dia mendapatkan gelar kebangsawanan setelah memenangkan Ballon d'Or.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer