Kemenkes Perluas Imunisasi HPV pada Anak, Tekan Risiko Penyakit Kanker

RADAR JOGJA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia memperkuat upaya pencegahan kanker akibat infeksi Human Papillomavirus melalui program imunisasi dan edukasi publik.
Komitmen tersebut disampaikan dalam webinar daring bersama media dan penggiat media sosial dengan tema “Mencegah Kesakitan dan Kematian Akibat HPV dengan Imunisasi” pada Kamis (29/10/2026).
Infeksi virus tersebut merupakan ancaman kesehatan serius yang memicu ribuan kasus kematian setiap tahunnya di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Tercatat sekitar 22.000 perempuan meninggal dunia setiap tahun akibat kanker leher rahim atau serviks yang dipicu oleh infeksi tersebut.
Baca Juga: Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Pencemaran Nama Baik Roy Suryo dan Dokter Tifa Minggu Depan
Sementara itu, data global menunjukkan puluhan ribu laki-laki juga terserang kanker akibat virus yang sama dengan angka kematian yang cukup tinggi.
Guna menekan angka kesakitan dan kematian tersebut, pemerintah melakukan langkah pencegahan melalui pemberian imunisasi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kemenkes menyediakan layanan imunisasi gratis bagi anak usia sepuluh hingga sebelas tahun atau yang duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar.
Selain imunisasi bagi anak-anak, pemerintah juga menyelenggarakan skrining kanker leher rahim bagi perempuan dewasa berusia 30 tahun yang terintegrasi dengan program pemeriksaan kesehatan gratis.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menyatakan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari tantangan berupa maraknya kabar bohong atau disinformasi di tengah masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




