Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kota Magelang Punya Gedung IKM Center

Editor Content • Jumat, 3 Februari 2023 | 17:14 WIB
GEDUNG BARU: Pembangunan gedung IKM Center di Jalan Suprapto, Kelurahan Magersari telah rampung. Saat ini, sudah ada 160-an produk yang ada ditampilkan. Naila Nihayah/Radar Jogja
GEDUNG BARU: Pembangunan gedung IKM Center di Jalan Suprapto, Kelurahan Magersari telah rampung. Saat ini, sudah ada 160-an produk yang ada ditampilkan. Naila Nihayah/Radar Jogja
MAGELANG, Radar Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang kini memiliki gedung baru Industri Kecil Menengah (IKM) Center yang terletak di Jalan Suprapto, Kelurahan Magersari. Keberadaan gedung tersebut menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan produknya.  Pembangunan ini bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tahun anggaran 2022 sekitar Rp 9 miliar.

Pemkot Magelang ikut berbenah untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Borobudur dan sekitarnya. Karena Kota Magelang sebagai satu simpul kedatangan wisatawan serta dilengkapi dengan destinasi wisata perkotaan penunjang. Dengan begitu, IKM Center ini menjadi fasilitas dan dapat memenuhi kebutuhan para pelaku serta pegiat wisata.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang Syaifullah mengatakan, IKM Center ini menjadi pusat pengembangan bisnis. Baik dari segi sumber daya manusia (SDM) maupun hasil karyanya. Para pelaku IKM pun mendapat fasilitas berupa pelatihan, pendampingan, hingga pemasaran.

Dia menyebut, gedung ini terdiri atas dua lantai utama. Lantai pertama difungsikan sebagai mal atau display produk-produk unggulan Kota Magelang, dapur Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), dan tersedia foodcourt. Sedangkan lantai dua tersedia ruang aula, multimedia, dan musala.

Syaiful menuturkan, sementara ini baru ada 160-an produk yang ditampilkan di IKM Center. Padahal, berdasarkan data yang dihimpun, ada lebih dari 1.900 pelaku IKM dan lebih dari 10 ribu pelaku UMKM. “Ini baru sebagian. Kami masih berjalan terus karena istilahnya masih uji coba. Kalau data di kami, itu (jumlah IKM dan UMKM) sebenarnya bisa lebih,” ujarnya di sela peninjauan, Kamis (2/2).

Dia optimistis, seiring berjalannya waktu, para pelaku IKM dan UMKM yang memasarkan produknya di IKM Center akan terus bertambah menjadi dua kali lipatnya. Mengingat kapasitas dari gedung tersebut, bisa menampung sekitar 500 pelaku IKM dan UMKM.

Untuk jam operasional, lanjut dia, IKM Center buka setiap Senin-Jumat pukul 08.00-16.00. Tidak hanya diperuntukkan warga Kota Magelang saja, tapi juga daerah lain yang mampir di wilayahnya. Disperindag juga telah berkoordinasi dengan pengelola Kebun Raya Gunung Tidar agar merekomendasikan IKM Center untuk berburu oleh-oleh Kota Magelang.

Selain itu, gedung IKM Center memiliki lantai tambahan di bagian atas sebagai rooftop. Tujuannya agar para pengunjung dapat menyaksikan keindahan Kota Magelang serta pemandangan alam, terutama gunung yang mengelilinginya. Dengan begitu, akan menambah daya tarik di IKM Center.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengatakan, keberadaan IKM Center diharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khususnya di Kelurahan Magersari. Lantaran masih banyak para pelaku UMKM di wilayah tersebut yang belum terakomodasi. “Ini menjadi salah satu tempat bagaimana masyarakat Kota Magelang dapat mengembangkan diri,” ujarnya.

Dengan begitu, akan berpengaruh terhadap meningkatnya indeks pembangunan manusia (IPM). Karena di IKM Center, tidak hanya menyediakan berbagai produk Kota Magelang, tapi juga sebagai wadah pelatihan bagi para pelaku usaha hingga produknya layak dipasarkan.

Selain itu, IKM Center diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan produknya sehingga dapat berkembang. "Masyarakat sekitarnya harus semakin meningkat ekonominya, khususnya warga Magersari. Banyak pedagang di sini yang belum tertampung," kata Aziz.

Tak hanya itu, hasil pembangunan termasuk IKM Center juga harus meningkatkan rasa toleransi antar-masyarakat. Menurutnya, toleransi tidak hanya di tempat ibadah, tapi juga di tempat kerja. Masyarakat Kota Magelang harus setara. Tidak ada kaya, miskin, dan sebagainya. (aya/pra) Editor : Editor Content
#gedung baru Industri Kecil Menengah magelang