PEMBEKALAN: Guru kelas di Kecamatan Gebang tengah merancang metode pemberian materi ke siswa dalam pelatihan buku bacaan berjenjang (B3)oleh Usaid Prioritas di Aula SDN Bendosari, Gebang, Selasa (19/4).
PURWOREJO- Sebanyak 17 sekolah dari 32 SD/MI di bawah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kebudayan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Gebang Purworejo mendapat bantuan buku bacaan berjenjang (B3) untuk kelas rendah dari Usaid Prioritas.
Sebelum diberikan kepada siswa, para kepala sekolah dan guru masing-masing sekolah mendapat pelatihan penggunaannya dari fasilitator daerah (fasda). Setiap sekolah mendapatkan 200 paket terdiri dari 600 buku, berisi 75 judul ditambah 6 buku besar serta 1 buku panduan. Buku-buku ini akan mendukung keberadaan buku ajar yang telah ada.
"Ini tidak menggantikan buku ajar yang diberikan kepada siswa dari sekolah. Malah untuk mendukung kemampuan anak dalam memahami buku ajar yang diberikan," ujar Dinurichwan selaku program assistans untuk program buku bacaan berjenjang (B3), Selasa (19/4).
Menurut Dinur, anak memiliki kemampuan berbeda antara satu anak dengan yang lain. Pihaknya tidak memungkiri anak memiliki kecakapan untuk membaca, hanya saja kemampuan untuk mengerti apa yang dibaca masih kurang. "Dari buku ini, akan bisa dilihat sejauh mana kemampuan anak. Jadi guru akan bisa memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yang masih kurang," jelasnya.
Sasaran bantuan B3 adalah siswa kelas 1, 2 dan 3.Tujuannya, nanti saat anak duduk di kelas 4 dan seterusnya telah memiliki kemampuan baca yang baik sekaligus memahami apa yang dibacanya. "Total penerima ada 200 sekolah," tambah Dinur.
Kepala UPT Dindikbudpora Kecamatan Gebang Sutarno mengatakan, sekolah sasaran yang menerima bantuan buku berasal dari gugus Ahmad Yani dan Boden Powel. Dua gugus yang lain juga akan diupayakan untuk mendapatkan buku namun dari pembiayaan mandiri. "Sekolah tetap bisa mendapatkan buku itu melalui BOS," ujar Sutarno. (cr2/din) Editor : Administrator