Pendiri dan CEO Public Gold Group, Dato Wira Louis Ng mengatakan pasar Indonesia dinilai potensial. Mengingat jumlah penduduk yang sangat banyak.
"Investasi cabang Jogja ini sampai 100 tahun minimal, jadi kami pastikan keamanan serta konsistensi kami," ujarnya saat pembukaan pada Rabu (14/6) di Jalan Laksda Adisutjipto Jogja.
Saat ini pertumbuhan konsumen asa 50 ribu setiap harinya. Dia optimis bakal mencapai target 10 juta konsumen pada 2030 mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan konsumen ialah adanya program edukasi emas secara gratis.
"Kami melakukan edukasi emas gratis untuk mengetahui segala sesuatu tentang emas. Kami ingin masyarakat paham kualitas emas, harga emas untuk investasi jangka panjang,'' ujarnya.
Sementara itu, Country Manager PT Public Gold Indonesia Riana Dewi Rifayani mengatakan Public Gold Indonesia memiliki pabrik sendiri di Kawasan Industri Cikarang Bekasi. Produk emas batangan 24 Karat bersertifikat dan memiliki kualitas produk yang terjamin.
"Salah satu produk kebanggaan dari ialah emas tematik yang memiliki ciri khas Indonesia seperti seri batik, seri hewan langka Indonesia, dan seri cagar budaya provinsi di Indonesia," ujarnya.
Riana juga menyebut adanya program seminar pengetahuan tentang emas diharapkan dapat membantu masyarakat. Agar memiliki pemahaman yang baik dalam berinvestasi yang aman.
"Kami adakan seminar edukasi emas. Tujuannya membantu masyarakat memiliki mindset baru dalam investasi," imbuhnya. (lan/kus)
Editor : Satria Pradika