KEBUMEN - Ambisi Persak Kebumen memboyong trofi juara Liga 4 Jateng pupus sudah. Langkah persak terhenti setelah menerima kekalahan pada partai final kontra Persibangga Purbalingga, Senin (16/2).
Tim Kebumen harus berpuas hati berada di posisi runner up. Persak memetik hasil minus saat menjalani drama adu penalti. Skor akhir 11-12 mengubur mimpi pemain Persak naik podium juara. Persak gagal keluar sebagai pemenang setelah tendangan penalti kapten tim, Wisnu Nugroho berhasil ditepis kiper Persibangga.
Bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, anak asuhan Gatot Barnowo ini sebenarnya sudah tampil dengan mental juara. Namun, keberuntungan tetap berada di pihak Persibangga. Pertandingan Derbi Ngapak ini cukup begitu melelahkan.
Sejak peluit pertama berbunyi, tensi pertandingan langsung tinggi. Kedua tim menunjukkan jual beli serangan. Lini depan Persak terus mencoba mengoyak pertahanan lawan dengan mengandalkan bola lambung. Sedangkan Persibangga bermain apik dengan kombinasi umpan pendek. Skor kacamatan pun tak berubah sampai turun minum.
Di babak kedua, penampilan kedua tim jauh lebih agresif. Laskar Jenderal Sudirman cenderung bermain menekan. Sampai pada menit 49 peluang emas tercipta. Sepakan pemain nomor punggung 7, Andre Aditya tak mampu ditepis kiper Persak. Skor 1-0 diraih tim asuhan Imran Amirullah.
Tak ingin tertinggal, Persak mencoba merombak formasi pemain. Pelatih Gatot Barnowo memutuskan untuk menambah tenaga baru dengan pergantian dua pemain sekaligus. Langkah ini cukup merepotkan tim lawan. Pada menit 63, pemain Persak Ridwan Adimas berhasil menyamai kedudukan. Gol tercipta setelah lemparan ke dalam tak mampu diantisipasi kiper Persibangga.
Skor 1-1 ini bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Pertandingan kemudian dilajutkan dengan babak adu penalti. Kedua tim tampil apik dalam eksekusi tendangan. Momen penentu kemenangan ini berlangsung cukup panjang dan dramatis. Persak dan Persibangga masing-masing menyodorkan 11 penendang bola dari titik putih.
Titik kekalahan Persak berangkat ketika kapten tim Wisnu Nugroho justru gagal melesatkan bola ke gawang lawan. Insting cermat kiper Persibangga Aldiano Seviola terbukti berhasil menepis sepakan bola Wisnu.
Keberuntungan diaraih Persibangga setelah Rizqi Fauzan ditunjuk sebagai algojo terakhir. Pemain nomor punggung 97 itu menjadi penentu kemenangan Persibangga usai tendangan kerasnya gagal ditepis penjaga gawang Persak, Nova Romadona. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo