Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelaran Liga 4 Jateng di Stadion Sarwo Edhie Wibowo Dongrak PAD Purworejo

Muhammad Hafied • Jumat, 6 Februari 2026 | 07:30 WIB
Pemain Persak Kebumen berdiri di pinggir lapangan Stadion Sarwo Edhie Wibowo setelah menjalani pertandingan Liga 4 Jawa Tengah. (M Hafied/Radar Jogja)
Pemain Persak Kebumen berdiri di pinggir lapangan Stadion Sarwo Edhie Wibowo setelah menjalani pertandingan Liga 4 Jawa Tengah. (M Hafied/Radar Jogja)

 

PURWOREJO - Bergulirnya kompetisi Liga 4 Jawa Tengah (Jateng) memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Purworejo. Dampak nyata yang dirasakan salah satunya dari hasil sewa Stadion Sarwo Edhie Wibowo yang digunakan sebagai venue atau tempat kegiatan.

Kabid Olahraga pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Purworejo Widodo menyatakan, Stadion Sarwo Edhie Wibowo merupakan fasilitas olahraga milik Pemkab Purworejo yang disewa sejak awal bergulirnya Liga 4 Jateng musim ini.

"Ya, ada liga punya dampak ke PAD," ucapanya kepada Radar Jogja, Kamis (5/2).

Widodo merinci, selama pertandingan Liga 4 Jateng, khusus di Januari 2026 Pemkab Purworejo telah mengumpulkan PAD lebih dari dari Rp 10 juta. Pendapatan daerah itu dihasilkan dari sistem sewa Stadion Sarwo Edhie Wibowo oleh dua tim yang berlaga, yakni ISP Purworejo dan Persak Kebumen.

Di luar itu pemkab juga diuntungkan dengan adanya laga persahabatan antartim jelang bergulirnya musim liga tahun ini.

Dia menjelaskan, sistem sewa atau patokan tarif yang ditetapkan dalam penggunaan Stadion Sarwo Edhie Wibiwo telah diatur melalui Perda Kabupaten Purworejo Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). "Sudah ada hitungannya. Di aturan itu rinci," katanya.

Widodo menyatakan, selain berorientasi pada PAD, ajang olahraga berskala regional seperti Liga 4 Jateng tidak hanya berfungsi sebagai ajang pembinaan atlet, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Terbukti kehadiran pemain, ofisial serta suproter tim mampu meningkatkan perputatan ekonomi di Purworejo. "Punya multiplier efek. Hotel dan penginapan laris. Jualan UMKM laris," ujarnya.

Seperti diketahui, pada perhelatan Liga 4 Jateng musim ini ada dua tim yang mengandalkan Stadion Sarwo Edhie Wibowo sebagai kandang atau homebase. Masing-masing Persak Kebumen dan ISP Purworejo.

Persak memilih kandang di Purworejo karena Stadion Candradimuka Kebumen saat ini sedang dalam proses revitalisasi.

Sementara itu, Manajer Persak Kebumen Arif Budiman mengatakan, sebelum memulai liga pihaknya telah memutuskan untuk berkandang di Purworejo. Selain jaraknya dekat, Stadion Sarwo Edhie Wibowo dipilih setelah melalui asesmen ketat dan dinyatakan layak untuk pertandingan Liga 4 Jateng.

Dia juga mengapresiasi Pemkab Purworejo karena telah memberikan ruang bagi Persak untuk dapat memakai fasilitas milik daerah tersebut.

"Dari awal perizinan dan segala macam kami urus. Ternyata pemkab sana welcome. Kami apresiasi sekali," terangnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Stadion Sarwo Edhie Wibowo #PAD #ISP Purworejo #Persak Kebumen #Liga 4 Jateng #Purworejo