Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buang-Buang Kesempatan, Persiba Bantul Ditahan Imbang 10 Pemain Persekabpas Pasuruan 

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 18 Desember 2025 | 04:12 WIB

 

 

Pemain Persiba Bantul saat melawan Persekabpas Pasuruan 
Pemain Persiba Bantul saat melawan Persekabpas Pasuruan 

SURABAYA - Persiba Bantul harus kembali menerima kenyataan pahit di laga lanjutan Liga Nusantara musim 2025/2026. Sebab, tim yang berjuluk Laskar Sultan Agung ini gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain saat ditahan imbang 1-1 Persekabpas Pasuruan pada laga panas yang berlangsung di Stadion Pasiran, Surabaya, Rabu (17/12) sore. 

 

Hasil imbang itu juga membuat Persiba Bantul turun satu strip dari klasemen sementara Grup D. Saat ini tim kebanggaan masyarakat Bumi Projotamansari ini berada di posisi ketiga dengan delapan poin. Sementara itu, Persekabpas Pasuruan tetap kokoh di puncak klasemen dengan raihan 13 poin dari lima laga.

 Baca Juga: Puncak Musim Hujan saat Libur Nataru, Penerbangan YIA Kulon Progo Berpotensi Terganggu: Jangan Khawatir Ini Yang Dilakukan Manajemen..

Pertandingan antara Persiba Bantul dengan Persekabpas Pasuruan ini berjalan keras sejak menit awal. Baru 14 menit laga berlangsung, wasit sudah mengeluarkan kartu kuning untuk kapten Persekabpas, Danie Pratama, akibat pelanggaran terhadap fullback kanan Persiba Bantul, Muh Faizal. Keputusan itu memicu protes keras dari Danie, meski akhirnya diredam oleh rekan setimnya.

 

Situasi kembali memanas beberapa menit berselang. Wasit akhirnya mengganjar kartu merah kepada pemain Persekabpas, Zanuar Ardani, setelah terjadi perdebatan di lapangan. Protes panjang dari kubu Persekabpas membuat pertandingan sempat terhenti cukup lama, sekitar 20 menit, sebelum akhirnya dilanjutkan pada menit ke-33 dengan keunggulan jumlah pemain bagi Persiba Bantul.

 Baca Juga: Tidak Banyak Temukan Peninggalan Sejarah di Situs Keraton Kerta, Temuan Ekskavasi Hanya Ungkap Struktur Bangunan Pondasi Keraton

Meski bermain dengan 11 pemain melawan 10, Persiba Bantul tak mampu mendominasi permainan secara signifikan. Persekabpas yang memuncaki klasemen Grup D justru tampil disiplin dan militan dengan menerapkan garis pertahanan tinggi, membuat anak-anak Bantul kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

 

Babak pertama bahkan harus ditambah waktu cukup panjang, yakni 17 menit. Namun, hingga turun minum, Persiba Bantul gagal memecah kebuntuan dan skor tetap imbang tanpa gol.

 

Memasuki babak kedua, Persiba Bantul tampil lebih agresif. Namun, justru Persekabpas yang lebih dulu mencetak gol. Sepakan keras Nofi Atmaja pada menit ke-67 sukses menjebol gawang Persiba Bantul dan membawa Persekabpas unggul 1-0 meski bermain dengan 10 orang.

 Baca Juga: Sambut Libur Nataru! Penataan Pantai Sepanjang Selesai, Kios Relokasi Pedagang dan Pengaspalan Jalan Rampung: Penyerahan Kios Dilakukan 20 Desember

Tertinggal, Persiba Bantul langsung merespons dengan melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Risky D.A mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-74 lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.

 

Setelah gol tersebut, Persiba Bantul tampil semakin menekan. Serangan demi serangan dilancarkan, terutama melalui kedua sisi sayap, untuk mencari gol kemenangan. Namun, rapatnya pertahanan Persekabpas membuat skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. (ayu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Persiba Bantul #persekabpas pasuruan