Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Turun ke Peringkat Dua karena Buang-Buang Peluang

Heru Pratomo • Kamis, 18 Januari 2024 | 15:25 WIB
Para pemain PSIM Jogja berselebrasi atas gol Ari Maring ke gawang Persiraja Banda Aceh
Para pemain PSIM Jogja berselebrasi atas gol Ari Maring ke gawang Persiraja Banda Aceh

 

RADAR JOGJA – Peluang PSIM Jogja untuk segera mengamankan tiket semifinal Liga 2 musim 2023/2024 terbuang. Karena harus rela berbagi angka 1-1 dengan Persiraja Banda Aceh, di kandang sendiri Stadion Mandala Krida Jogja Rabu (17/1).

Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja, gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Ya sejak menit ke-55 Persiraja bermain dengan 10 pemain. Karena Agus Suhendra mendapatkan kartu kuning kedua. Setelah mengganjal Ari Maring.

Sempat mencetak gol di menit ke-75 melalui winger Ari Maring, PSIM justru gagal mengontrol pertandingan setelah itu. Termasuk buru-buru menyelesaikan peluang. Meski ada kesempatan untuk membuang-buang waktu.

Hal itu pun dihukum Laskar Rencong, julukan Persiraja, melalui bekas striker tim nasional Ferdinan Sinaga. Memanfaatkan kelemahan PSIM selama musim ini. Antisipasi set piece atau bola mati. Kali ini gagal mengantisipasi lemparan ke dalam. Ferdinan yang berdiri di depan gawang Pancar Nur pun tanpa gangguan berarti berhasil melepas tembakan keras di menut ke-89.

Dengan hasil ini untuk sementara PSIM Jogja turun ke peringkat dua grup X. Karena Semen Padang di hari yang sama berhasil menjinakkan PSMS Medan 2-0 di Padang. Meski sama-sama mengantongi lima poin, Semen Padang unggul agresifitas gol dibanding PSIM Jogja.

Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi menyatakan kecewa oleh hasil imbang yang diperoleh di laga kali ini. Tak hanya dirinya saja, menurutnya para pemain sampai dengan suporter pun juga kecewa dengan hasil pertandingan kali ini.

"Kami memang menang jumlah. Kami mau mencetak gol tapi ritmenya tidak diturunkan. Kami akan geber terus. Kami kecolongan di menit akhir dengan set piece lagi dengan lemparan ke dalam," ujarnya kesal.

Sebenarnya, Kas Hartadi sudah memberikan instruksi kepada para pemainnya di menit-menit akhir agar tidak kecolongan. Namun apa daya, para anak asuhnya tetap saja kecolongan. Dia menjanjikan ke depan akan tetap melakukam evaluasi untuk para anak asuhnya.

 

"Saya sudah teriak-teriak ke pemain, karena pemain Persiraja itu punya lemparan jauh. Tapi itulah sepak bola dua menit bisa merubah kedudukan. Kami tetap masih evaluasi di bola-bola set piece," jelas Kas Hartadi.

Baca Juga: Januari Ini, Bank Bapas 69 Luncurkan Program Kredit Bunga Rendah, Besarannya 4 Persen per Tahun Untuk Petani Padi Organik

Striker PSIM Jogja Vengko Armedya juga meminta maaf soal hasil imbang di laga ini. Akan tetapi di laga ini sebenarnya semua pemain ingin menang. Tapi apa daya mereka harus rela berbagi angka dengan tamunya. "Semuanya ingin menang tapi kecolongan. Di pertandingan selanjutnya semoga kami bisa mendapat kemenangan," cetusnya.

Sementara, Pelatih kepala Persiraja Banda Aceh, Achmad Zulkifli menilai laga kali ini merupakan partai yang seru dan menarik. Para anak asuhnya bermain dengan game plan yang ia inginkan.  "Tapi setelah kartu merah kami sedikit berubah secara taktikal. Tapi akhirnya juga berhasil. Dan alhamdulillah kami bisa curi poin satu di Jogja," katanya.

 Baca Juga: Komunitas Asah Pamer, Bergerak di Bidang Sosial Melalui Burung Merpati

Bek Persiraja, Nurhidayat mengaku bersyukur atas perolehan satu poin di Jogja ini. Sebab baginya walaupun haya memperoleh satu poin, namun itu sangat berharga bagi skuad tim Laskar Rencong. "Insyaallah di home besok kami bisa mendapat tiga poin melawan PSIM," tandas bekas bek PSIM itu.

 

Laga kali ini memang berjalan sangat seru dan menarik. Laskar Rencong yang berambisi membawa pulang tiga poin berhasil sedikit mendominasi permainan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Sebab pertandingan melawan PSIM Jogja ini menjadi titik kunci penentu Persiraja Banda Aceh agar dapat menjaga jarak dan merebut tiket semifinal. (ayu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#ari maring #persiraja banda aceh #set piece #kas hartadi #PSIM Jogja