Tidak Harmonis, Carrick Balas Kritik Bruno Fernandes setelah Manchester United Takluk dari Como

RADAR JOGJA - Michael Carrick dan Bruno Fernandes tampak saling melontarkan kritik setelah masa depan sang pelatih dipertanyakan menyusul kekalahan memalukan Manchester United dari Como di Liga Champions.
Setan Merah menelan kekalahan kelima dalam 11 pertandingan musim ini setelah tampil mengecewakan dan takluk dengan skor 4-1 di Giuseppe Sinigaglia pada Rabu (21/10) malam.
Setelah pertandingan, Fernandes tampak mempertanyakan taktik Carrick dengan mengatakan, "Itu adalah keputusan staf pelatih untuk tidak melakukan tekanan man-to-man, yang terkadang justru menyisakan ruang di lini belakang."
Baca Juga: Presiden JFA, Miyamoto Klaim Liga Inggris adalah tempat Terbaik untuk Kembangkan Talenta Jepang
Komentar tersebut disampaikan kepada Carrick dalam konferensi pers pascapertandingan.
Juru taktik berusia 45 tahun itu kemudian memberikan tanggapan yang menyasar Fernandes beserta seluruh anggota skuad lainnya.
"Sebenarnya, kami sempat menerapkan tekanan man-to-man di babak kedua, namun justru kebobolan karena hal itu," ujar Carrick.
"Sistem apa pun yang digunakan, taktik apa pun yang diterapkan, jika Anda tidak berlari, baik saat maju maupun saat mundur, maka Anda tidak akan bisa menang."
Perang kata-kata yang kurang harmonis antara Carrick dan sang kapten ini semakin memperkuat spekulasi mengenai masa depan Carrick di klub.
Ia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun pada bulan Mei lalu setelah membawa Manchester United finis di peringkat ketiga Premier League/ Liga Inggris. Namun, kini ia berada di bawah tekanan besar menyusul rentetan tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
Saat ditanya apakah ia khawatir akan dipecat, Carrick mengatakan: "Dengar, saya bahkan tidak memikirkan posisi saya sendiri. Ini semua demi para pendukung; saya pun sempat berada di posisi mereka saat menyaksikan laga tadi, dan saya sama sekali tidak senang."
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




