Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bukan Panik, Ini Cara Aman Menjalani Aktivitas di Tengah Cuaca Ekstrem

Magang Radar Jogja • Selasa, 16 Desember 2025 | 22:32 WIB
Potensi cuaca ekstrem di Indonesia.
Potensi cuaca ekstrem di Indonesia.

RADAR JOGJA - Cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia membuat aktivitas harian warga tak bisa berjalan seperti biasa.

Hujan lebat hingga angin kencang membuat warga Indonesia terhambat dalam menjalankan aktivitas hariannya dengan normal.

Meski kondisi cuaca terbilang tidak menentu, sebagian besar warga memilih tetap menjalani aktivitas dengan lebih berhati-hati.

Terlihat di sejumlah daerah masyarakat tidak putus asa dan panik, mereka justru mulai menyesuaikan kebiasaan sehari-hari agar tetap aman saat beraktivitas di luar rumah.

Salah satu langkah sederhana yang banyak dilakukan warga adalah memantau informasi cuaca sebelum bepergian.

Aplikasi prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG menjadi patokan utama untuk menentukan waktu dan rute perjalanan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, persiapan perlengkapan juga menjadi perhatian.

Payung, jas hujan, hingga pelindung barang elektronik kini menjadi barang wajib yang dibawa.

Bagi para pengendara juga, harus selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan mulai dari rem hingga ban.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jalan licin, menurun curam, dan jarak pandang yang terbatas.

Di wilayah rawan banjir dan longsor, hindari jalur-jalur tertentu yang curam dan rawan.

Pilihlah rute alternatif yang dinilai lebih aman.

Aktivitas luar ruang pun sebuisa mungkin juga dibatasi, terutama saat hujan deras dan angin kencang yang terjadi dalam waktu yang lama.

BMKG sebelumnya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem tanpa perlu panik.

Masyarakat diminta menunda perjalanan laut saat gelombang tinggi, mewaspadai pohon tumbang, serta menghindari berteduh di bawah baliho atau bangunan yang rawan roboh.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk menjaga komunikasi dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

Informasi yang dibagikan melalui grup pesan singkat sering kali membantu mempercepat kewaspadaan, terutama ketika terjadi hujan lebat mendadak atau kenaikan debit air di sekitar permukiman.

Cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi seiring puncak musim hujan yang akan datang.

Dengan persiapan sederhana dan sikap waspada, aktivitas harian tetap dapat berjalan tanpa harus mengorbankan keselamatan. (Raka Adichandra)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tips #Aktivitas #Angin Kencang #menjalani #Cuaca Ekstrem #cara aman #pengendara #peringatan dini #BMKG #prakiraan cuaca