RADAR JOGJA – Di masa lalu, menelepon adalah cara komunikasi utama yang dianggap normal oleh semua orang.
Namun, di era teknologi saat ini, metode komunikasi semakin bervariasi dengan hadirnya layanan berbasis teks dan aplikasi chatting yang kian mendominasi.
Seiring perkembangan, telepon konvensional bergeser dari alat utama komunikasi menjadi hanya salah satu opsi di antara banyak pilihan berbasis internet.
Kelebihan seperti kemudahan akses, fleksibilitas waktu, dan kenyamanan membuat banyak orang, terutama Gen Z, lebih memilih komunikasi melalui teks atau chat daripada telepon langsung.
Riset terbaru menunjukkan bahwa sekitar 70 persen Gen Z jarang atau bahkan enggan mengangkat telepon.
Beberapa dari mereka merasa bahwa berbicara melalui telepon dapat menimbulkan kecemasan dan intimidasi.
Bagi mereka, telepon langsung terasa terlalu personal dan mengganggu.
Ada juga yang beranggapan bahwa panggilan telepon sering diasosiasikan dengan berita buruk atau hal penting yang mendesak, yang bisa menambah tekanan.
Apalagi, panggilan dari nomor tak dikenal biasanya langsung diabaikan oleh Gen Z.
Menurut mereka, komunikasi lewat chat lebih fleksibel dan santai karena memungkinkan mereka membalas kapan saja, tanpa tekanan untuk merespons seketika.
Chatting juga memberi waktu lebih untuk merespons dengan baik dan mengurangi kecanggungan yang bisa muncul dalam percakapan langsung.
Nah, bagaimana dengan kamu? Apakah kamu, sebagai bagian dari Gen Z, merasakan hal yang sama seperti yang diungkapkan riset ini? (Ahsan Huda Muwafiq)
Editor : Winda Atika Ira Puspita