Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Trail Run Berbeda dengan Pendakian Gunung, Minimalisasi Logistik, Bertarget pada Jarak dan Waktu

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 21 September 2024 | 15:35 WIB

 

 

Rescuer SAR DIJ Bagas Sukmawan
Rescuer SAR DIJ Bagas Sukmawan

JOGJA - Konsep trail run berbeda dengan pendakian gunung pada umumnya. Hal ini diungkapkan oleh Rescuer SAR DIJ Bagas Sukmawan. Sebab trail run lebih pada berlari dengan mencari elevasi yang tinggi.

Sehingga perlengkapan trail run dengan pendakian gunung pun turut berbeda. Trail run sangat meminimalisasi membawa banyak perlengkapan. Tidak seperti pendaki gunung yang biasa membawa sleeping bag hingga tenda. "Trail run sekadar lari ke puncak gunung langsung turun lagi," sebutnya Jumat (20/9/2024).

Sepatu trail run yang digunakan juga berbeda dengan sepatu pendakian. Meskipun hampir sama dengan sepatu lari, namun mempunyai outsole yang bergerigi. "Baju dan celanan juga biasanya memakai dry fit," tutur orang yang hobi mendaki gunung itu.

Perelngkapan trail run selanjutnya yakni hydro bag dan soft flash (botol minum dari karet). Berbeda dengan pendakian gunung, trail run tidak membawa jenis wadah air tumbler yang biasa memakan tempat dan memberatkan.

Dari segi logistik, peserta trail run juga cukup membawa nutrisi simpel. “Energy bar atau energy gel karena untuk intensitas tinggi," jelasnya.

Meskipun tidak berlama-lama di atas gunung, pelari juga harus membawa emergency blanked. Sedangkan untuk jaket, bisa menggunakan ultra light yang tipis. “Perlengkapan seringkas mungkin tapi mencakup kebutuhan semuanya," terangnya.

Penggunaan smart watch juga dinilai penting untuk melihat navigasi ataupun kondisi detak jantung bagi trail runners. Sebab kegiatan ini berfokus pada olahraga fisik. Tidak seperti pendakian gunung yang biasa dilakukan sebagai kegiatan refreshing. "Target trail run adalah waktu dan jarak, bahkan beberapa trail runners bisa bolak balik turun dan naik gunung apabila target jaraknya masih kurang," bebernya.

Hal ini, lanjutnya, mengakibatkan pelari mengalami lecet hingga kaki terkilir. Sehingga medical kit sederhana juga penting untuk dibawa. Seperti obat merah dan penutup luka. "Kalau belum lecet belum afdol," kelakarnya. (oso/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#trail run #Trail Runner #lifestyle