Gas etilen adalah sebuah hormon tanaman yang mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan kecepatan proses terjadinya kematangan pada suatu buah. Gas etilen juga dimiliki oleh sayuran.
Beras akan bertugas memerangkap gas etilen tersebut untuk membantu proses kematangan buah menjadi lebih cepat.
Saat buah dipetik dari pohon, gas etilen akan membantu proses pematangan dengan membuat perubahan warna pada kulit dan tekstur pada daging buah yang menjadi lebih lunak.
Beras selain bertugas membantu proses kematangan, juga membantu untuk menghindari kematangan yang tidak merata.
Saat buah ditenggelamkan seluruhnya ke dalam beras, permukaan buah akan tertutup sempurna dengan beras sehingga kematangan buah menjadi merata.
Proses pematangan buah ke dalam beras ini disebut dengan proses maturity, yaitu proses pemaksaan pematangan pada buah.
Selain itu, beras juga mempunyai suhu panas sehingga menjadi salah satu hal lain juga yang membantu buah untuk cepat matang.
Akan tetapi, jangan menyimpan buah terlalu banyak ke dalam beras. Cukup 2-3 buah saja, agar buah-buah tersebut tidak mengalami kesulitan untuk mengembang dalam proses pematangannya.
Untuk waktunya pun jangan terlalu lama. Cukup 3-4 hari saja. Selama proses itupun juga harus sering dilihat.
Pematangan buah dengan beras jika lebih dari 4 hari, bisa memberikan efek negatif pada buah maupun beras.