RADAR JOGJA -- Rempah kayu manis memiliki rasa dan bau khas yang manis, seperti yang disebutkan dalam namanya.
Kayu manis adalah salah satu rempah khas Indonesia yang seringkali digunakan dalam masakan maupun untuk minuman.
Selain rasa manisnya yang luar biasa, kayu manis banyak memiliki menfaat untuk kesehatan yang harus diperhatikan.
Kayu manis atau cinnamon bukan hanya sebagai bumbu rempah saja tetapi juga meningkatkan rasa dalam hidangan.
Namun, kayu manis juga mempunyai beberapa manfaat untuk kesehatan yang cukup menarik untuk dipelajari.
Sebagaimana dilaporkan oleh media Siloam Hospitals pada hari Jumat, 24 November, kayu manis ini memiliki banyak manfaat kesehatan.
1. Membantu dalam penurunan berat badan
Kayu manis mengandung zat cinnamaldehyde dan antioksidan yang membantu menurunkan berat badan.
Zat cinnamaldehyde memiliki kemampuan untuk meningkatkan metabolisme tubuh, yang memungkinkan tubuh membakar lemak lebih cepat.
Untuk tetap sehat, lakukan olahraga secara teratur dan makan makanan yang sehat.
2. Membantu mengurangi nyeri haid
Karena kayu manis mengandung senyawa eugenol, yang dapat membantu meredakan nyeri haid, Anda harus berkonsultasi dengan doker sebelum mengonsumsi kayu manis.
3. Menjaga daya tahan tubuh
Kayu manis memiliki banyak senyawa antioksidan, polifenol, dan flavonoid yang membantu menjaga daya tahan tubuh dengan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel dan jaringan tubuh.
Antioksidan dalam kayu manis membantu melawan radikal bebas ini.
4. Membantu mengontrol gula darah bagi penderita diabetes
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi kayu manis selama empat hari dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 karena kayu manis meningkatkan sensitivitas insulin, yang memungkinkan tubuh mengontrol gula darah dengan lebih baik.
5. Menurunkan risiko infeksi gigi dan mulut
Kayu manis mengandung cinnamaldehyde, salah satu bahan yang dapat melawan berbagai jenis infeksi bakteri dan jamur.
Efek antimikrobanya juga dapat mencegah kerusakan gigi dan mengurangi bau mulut yang disebabkan oleh bakteri.
6. Mengurangi efek peradangan
Kayu manis mengandung senyawa aktif seperti kumarin, kaneelaldehida, dan eugenol, yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Senyawa-senyawa ini dapat melawan kerusakan oksidatif pada sel-sel dan meradakan peradangan, yang membantu mencegah perkembangan kanker.
7. Mengurangi risiko gangguan kardiovaskular
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kayu manis dapat membantu mengurangi efek diet tinggi lemak dan risiko gangguan kardiovaskular.
Ini terjadi karena kayu manis memperlambat proses penyimpanan lemak tubuh.
8. Memperbaiki masalah yang berkaitan dengan sistem pencernaan
Jika Anda mengonsumsi kayu manis, Anda dapat membantu sistem pencernaan Anda bekerja lebih baik, meningkatkan kesehatan sistem pencernaan Anda, dan membantu tubuh Anda mencerna makanan dengan lebih baik.
Efek berlebihan kayu manis: kayu manis memiliki banyak manfaat untuk tubuh, tetapi terlalu banyak dapat menyebabkan efek samping, seperti:
- Gatal pada kulit, kemerahan, atau pucat
- Mengalami mual, muntah, atau diare
- Mengalami pusing atau pingsan
- Sulit untuk bernapas
- Jumlah detak jantung yang cepat
- Ketakutan
- Pembengkakan di mulut, lidah, dan wajah
- Penyakit hati
- Meningkatkan kemungkinan terkena kanker
- menyebabkan sariawan
- Bronkitis
- dan lainnya.
(Putri Aprilia Ningsih/ Radar Jogja)