Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Terasa Panas Sebelum Hujan? Ternyata Ini Faktanya!

A
Hawa yang terasa panas sebelum hujan terjadi karena kelembapan udara yang sangat tinggi. (Sumber: Unsplash)
Cuaca yang terasa panas sebelum hujan terjadi karena kelembapan udara yang sangat tinggi. (Sumber: Unsplash)

Advertisement

 

RADAR JOGJA - Pernahkah Anda merasa cuaca di sekitar tiba-tiba menjadi panas, udara bikin gerah, sangat menyengat, lengket, dan membuat tubuh mudah berkeringat tepat sebelum hujan turun? 

Fenomena yang sering kita sebut sebagai rasa "sumuk" ini ternyata bukanlah perasaan kita belaka, tetapi merupakan sebuah peristiwa alam yang sangat menarik dan wajar terjadi.

Advertisement

Secara sederhana, rahasia di balik hawa panas sebelum hujan terletak pada proses pembentukan awan itu sendiri. 

Di langit, uap air berkumpul dan mulai berubah wujud menjadi tetesan air yang lebih padat. 

Advertisement

Saat uap air berubah menjadi titik-titik air hujan, proses ini melepaskan energi panas ke udara di sekitarnya. 

Panas yang terlepas inilah yang kemudian bergerak turun dan merambat sampai ke permukaan tanah, sehingga kita yang berada di bawah bisa merasakan lonjakan suhu secara mendadak.

Selain panas yang terlepas dari awan, kelembapan udara yang sangat tinggi juga menjadi alasan utama mengapa tubuh kita terasa kurang nyaman. 

Saat hujan akan turun, udara di sekitar kita sudah dipenuhi oleh uap air.

Kondisi udara yang sudah penuh ini membuat keringat di kulit kita sulit untuk menguap. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hujan Pertama Jogja Setelah 160 Hari Kemarau Panjang Akibat Super El Niño

Hujan Pertama Jogja Setelah 160 Hari Kemarau Panjang Akibat Super El Niño

Hujan pertama akhirnya turun merata di Yogyakarta setelah sekitar 160 hari tanpa guyuran. Kemarau panjang akibat super El Niño membuat warga lega. Simak dampak dan prediksi BMKG selanjutnya.

Super El Niño, Dampak Cuaca Ekstrem Ancam Indonesia hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Banjir Hebat

Super El Niño, Dampak Cuaca Ekstrem Ancam Indonesia hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Banjir Hebat

WMO memperingatkan El Niño 2026 berpotensi sangat kuat dengan suhu laut naik hingga 3,8°C. Dampak cuaca ekstrem diperkirakan terasa hingga 2027. Simak prediksi lengkap dan pengaruhnya ke Indonesia serta dunia.

Waspada Cuaca Ekstrem Indonesia, BMKG Deteksi Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Masif

Waspada Cuaca Ekstrem Indonesia, BMKG Deteksi Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Masif

BMKG menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Indonesia. Masyarakat diimbau mewaspadai hujan lebat, angin kencang, serta risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer