Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Badai PHK Mengintai: Mengapa Job Hugging Bukan Tanda Putus Asa?

E
Job-Hugging menjadi strategi di tengah ketidakstabilan karier. (AI Generated)
Job-Hugging menjadi strategi di tengah ketidakstabilan karier. (AI Generated)

Advertisement

 
 
RADAR JOGJA - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan badai PHK yang belum mereda, muncul sebuah fenomena baru yang menggeser dinamika dunia kerja.

Yakni, Job Hugging atau tren memeluk erat pekerjaan yang ada.

Job hugging dinilai sebagai bentuk kepasrahan atau ketakutan karyawan atau sebuah respons defensif karena takut menjadi pengangguran.

Advertisement

Namun, jika kita melihatnya dari kacamata yang berbeda, job hugging sebenarnya bisa menjadi strategi karier yang sangat cerdas.

Bertahan dan mencintai pekerjaan adalah langkah taktis yang brilian.

Advertisement

1. Membangun Spesialisasi yang Lebih Dalam

Ketika tidak disibukkan dengan urusan mencari pekerjaan baru atau beradaptasi di lingkungan asing, banyak kemewahan waktu yang bisa didapatkan.

Gunakan fase ini untuk menyelami keahlian saat ini hingga ke level pakar.

Job hugging memberi ruang untuk menyelesaikan proyek jangka panjang yang portofolionya akan sangat bernilai di masa depan.


2. Mengumpulkan Modal Sosial (Net-Worth dari Networking)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rupiah Terdepresiasi hingga Rp17.400, Pengusaha DIY Ingatkan Potensi Peningkatan Gelombang PHK

Rupiah Terdepresiasi hingga Rp17.400, Pengusaha DIY Ingatkan Potensi Peningkatan Gelombang PHK

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Pakar Ekonomi UGM Soroti Penurunan Surplus Neraca Perdagangan Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp17.400, Faktor Global dan Domestik Jadi Pemicu Utama

Daya Beli Masyarakat Jadi Tantangan, Ekonomi DIY Masih Perlu Ditopang Penciptaan Kerja

Daya Beli Masyarakat Jadi Tantangan, Ekonomi DIY Masih Perlu Ditopang Penciptaan Kerja

Pertumbuhan ekonomi DIJ yang mencapai 5,75 persen pada triwulan II 2026 masih menyisakan pekerjaan rumah. Salah satunya memastikan pertumbuhan itu diikuti penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

290 Pekerja di Kabupaten Bantul Kena PHK, Sektor IT hingga Kesehatan Terdampak

290 Pekerja di Kabupaten Bantul Kena PHK, Sektor IT hingga Kesehatan Terdampak

Pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Bantul hingga September 2026 mencapai 290 pekerja. Fenomena ini tak hanya terjadi di sektor industri, tetapi juga merambah bidang teknologi informasi (IT), kesehatan, dan ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer