Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sukses Maraih Untung sebagai Konten Kreator

Editor Content • Senin, 9 Januari 2023 | 15:48 WIB
KENANGAN: Ahmad Athoillah menyerahkan buku kepada Sutedjo dalam bedah buku di Balai Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan.(HENDRI UTOMO / RADAR JOGJA)
KENANGAN: Ahmad Athoillah menyerahkan buku kepada Sutedjo dalam bedah buku di Balai Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan.(HENDRI UTOMO / RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Seperti ditebar, peluang usaha di bumi ini jumlahnya banyak sekali. Tinggal siapa yang mampu melihat dan menggarapnya secara optimal hingga menghasilkan lundi-pundi rezeki. Kisah sukses Wahyuningrum, 40, warga Bendungan Wates, Kulonprogo bisa menjadi contoh. Apa yang ia lakukan?

HENDRI UTOMO, Kulonprogo, Radar Jogja

JATUH bangun merintis usaha seperti tahapan wajib yang harus dilalui orang-orang sukses. Hal itu diakui Wahyuningrum yang sukses membangun Channel Resep Simbok di platform Youtube. Channel ini sudah memiliki 275 subscriber. Kontennya sebetulnya sangat sepele, di antaranya yang meledak berjudul sop ayam sederhana-simpel enak yang ditonton sampai 4,8 juta orang.

Ada lagi konten yang berjudul sambal bawang mudah enak-cocok buat ayam goreng ditonton 3,6 juta orang. Cara merebus jantung pisang supaya tidak hitam dan pahit ditonton sebanyak 3,4 juta viewer. Resep capcay simpel ditonton 2,5 juta orang, dan banyak lagi konten yang meledak tembus jutaan penonton.

"Awalnya cuma ingin memiliki hasil sendiri setelah pulang kampung, sempat usaha buka angkringan gagal, kemudian beralih membuat kudapan seblak juga gagal keduanya saya lakukan di rumah mertua, hingga akhirnya saya nekat kontrak rumah sendiri dan buka toko kelontong," katanya, kemarin (5/1).

Selain buka warung kelontong, sedikit demi sedikit mulai mencoba membuat katering bekal anak sekolah. "Pelanggannya ada 10 orang, mereka adalah orang tua teman-teman dari anak saya di SD 4 Bendungan, usaha itu berjalan hingga anakku lulus dan masuk SMP," jelasnya.

Hingga kemudian suaminya memiliki ide untuk membuat channel Youtube. Kebetulan suaminya memiliki keahlian mengambil gambar. Dia tanya dapat ide dari mana. Dia mengaku terinspirasi salah satu chanel bernama Mancing Way. “Awalnya kami iseng-iseng menyamakan konten, yakni konten mancing, ya saya ikut mancing, diseruduk kerbau juga pernah, kecemplung selokan juga pernah," selorohnya.

Melihat perkembangan channel kurang sesuai harapan, juga pertimbangan waktu akhirnya berpikir untuk mengubah konten yang bisa dikerjakan di rumah. Sejak saat itu diputuskan untuk membuat konten seputar kuliner, hingga akhirnya ketemu nama Resep Simbok. "Channel ini berisi seputar resep makan. Jika yang lainnya mukbang atau food vlogger, kami memang coba yang beda, lebih ke resepnya, akhirnya bisa boom," kenangnya.

Menurutnya, sebetulnya di awal memang seperti percaya tidak percaya, bahkan sempat berpikir mencari rezeki di kanal Youtube seperti mimpi. Bingung juga menjadi partner Youtube, duitnya dari mana, syarat monetisasinya bagaimana. Namun setelah lolos verifikasi dan dimonetisasi, rekening mulai ada isinya. "Ternyata bener dan luar biasa hasilnya, karena kelihatan hasilnya maka kami terus berupaya konsisten konten dan konsisten upload," ujarnya.

Sang suami Ahmadi menambahkan, bekerja dengan Youtube memang susah-susah gampang. Tidak hanya bermodal kepiawaian mengambil gambar dan juga kecakapan talent, tetapi memang seperti ada keberuntungan dari Tuhan di balik semuanya. "Ya begitulah kami memaknai rezeki dari Youtube ini. Karena saingannya memang banyak sekali, tidak hanya se Kulonprogo, tetapi se Indonesia bahkan sedunia ini," ungkapnya.

Namun sayang, saat disinggung berapa penghasilan dari Youtube Ahmadi  tidak mau menyebutkan secara detail nominalnya. Ia hanya mengingat bahwa channelnya dibangun sejak Juli 2019. Kebetulan istri memang hobi memasak. "Hasil pertama Rp 2 juta-an kemudian terus naik dari bulan ke bulan. Pokoknya ada. Alhamdulillah kami sudah nyicil mau beli tanah. Peralatan supaya mendukung kami pelengkap. Konten kami kerjakan berdua, ya kami berdua tim solid satu kasur," selorohnya. (din)

  Editor : Editor Content
#Kulonprogo