Bagaimana tidak, pehobi tersebut menangkap ikan dengan cara memanah menggunakan senapan angin modifikasi. Butuh kejelian atau kecermatan khusus untuk mendapatkan ikan dengan teknik tersebut.
Namun, hal yang menantang tersebut sangat disenangi oleh pehobi paser ikan asal Purworejo satu ini, Purnomo ."Paser ikan itu asyik, penuh trik. Secara tidak langsung juga olahraga karena jalan menyusuri sungai atau waduk. Intinya penasaran dan penasaran," ujarnya Jumat (23/9).
Dia menyebutkan, hobi tersebut muncul sudah empat tahun lebih bahkan juga membuat alatnya. Selain menantang, menangkap ikan dengan cara tersebut tidak merusak ekosistem sebab tidak menggunakan bahan berbahaya. "Yang bikin puas itu ketika paser ikan mengenai sasaran," kata staf di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Purworejo itu.
Untuk trik paser ikan tersebut layaknya seorang berburu hewan lainnya. Hanya, paser ikan ini harus lebih jeli melihat keberadaan ikan sembari memperkirakan sudut tembakan. Bahkan, untuk melihat keberadaan ikan di dalam air harus menggunakan kacamata peredam cahaya.
"Pemaser ikan harus belajar mengira-ngira kedalaman ikan. Karena pembiasan cahaya, paser ikan harus memakai kacamata polaris yang berguna untuk mengurangi silau sinar matahari di permukaan air," jelas dia.
Biasanya, dia dengan penghobi paser lain akan mencari sungai-sungai dengan air yang jernih dan tidak banyak batunya. "Kalau saya biasanya maser di Sungai Jali, Pituruh, dan Waduk Wadaslintang," sebutnya.
Dikatakan, di Purworejo sendiri penghobi paser ikan sangat banyak dan banyak kelompoknya. Saat ditanya ada ilmu titen atau tidak saat memaser dia menjawab tidak ada. "Sing penting banyu bening, berangkat," tandas Purnomo. (han/bah) Editor : Editor Content