Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Adu Kreatif di Festival Pacak Sepuran 2022

Editor Content • Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:00 WIB
POTENSI EKONOMI: Semarak suasana Festival Pacak Sepuran 2022 di Kabupaten Kulonprogo, kemarin. HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
POTENSI EKONOMI: Semarak suasana Festival Pacak Sepuran 2022 di Kabupaten Kulonprogo, kemarin. HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Sebanyak 15 kalurahan yang dilintasi jalur kereta api di wilayah Kabupaten Kulonprogo ambil bagian dalam  Festival Pacak Sepuran 2022. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata Kulonprogo ini bertujuan memunculkan destinasi wisata baru di Bumi Binangun.

Pelbagai ornamen seni dan budaya ditampilkan dalam perhelatan ini. Setiap kalurahan juga adu cantik menciptakan ruang publik baru yang digadang mampu menjadi destinasi wisata alternatif baru. "Ini kegiatan tahun kedua, selain memperindah kanan dan kiri jalur kereta api, tahun ini kami ingin menciptakan ruang publik baru," ucap Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito di Kedungsari, Pengasih, kemarin (9/7).

Tahun lalu tema yang diangkat yakni wayang. Semua peserta harus mengeksplorasi wayang. Sementara kali ini dikedepankan tempat atau pusat kegiatan masyarakat guna menumbuhkan perekonomian. Tim penilai tidak hanya melihat tampilan semata, namun bagaimana imbas kehadiran ruang publik di tengah masyarakat sekitar.Artinya, tidak hanya dari sisi artistiknya, melainkan fungsi, imbas atau efeknya  kepada masyarakat. "Semoga program bisa berkesinambungan, tidak jalan kemudian selesai atau bubar. Harus berkesinambungan. Apa yang dilakukan hari ini akan diteruskan di kemudian hari," jelasnya.

Penilaian juga akan dilakukan siang dan malam hari.  Sebab banyak destinasi wisata baru yang muncul dari Pacak Sepuran sengaja didesain untuk malam hari dengan hiasan lampu dan sebagainya. Tim Juri juga akan memantau dari kereta api, bagaimana keindahan dari sisi penumpang kereta api. "Tim juri akan naik kereta dari Stasiun Tugu hingga Stasiun Bandara YIA siang hari. Malamnya gantian dari Stasiun Bandara ke Stasiun Tugu. Seberapa kuat karya-karya itu dari sudut pandang penumpang kereta," katanya.

Salah satu dewan juri dari unsur akademisi, Sumbo Tinarbuko bertugas untuk menilai dari tiga unsur yakni estetika, kreativitas dan dampak ekonomi masyarakat sekitar. Kriteria standarnya ada unsur estetika, kreativitas. Lebih ditekankan dampak ekonomi yang muncul dengan hadirnya ruang publik baru itu. "Ketika sudah muncul, betulkan mampu meningkatkan ekonomi. Festival Pacak Sepuran ini luar biasa idenya, semoga bisa menginspirasi daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa," ungkapnya. (tom/din) Editor : Editor Content
#Festival Pacak Sepuran 2022 #Kulonprogo