KULON PROGO - Menjelang Lebaran, manajemen Yogyakarta International Airport (YIA) menyalurkan ratusan paket bantuan, di Kantor Kapanewon Temon, Rabu (11/3/2026).
Paket bantuan itu, menyasar guru ngaji hingga lansia yang berdomisili di sekitar area bandara.
General Manager YIA Ruly Artha menyampaikan, penyaluran bantuan menjelang lebaran merupakan wujud komitmen kepedulian manajemen atas keberadaan masyarakat di sekitar YIA.
Keberadaan YIA tak hanya menjadi gerbang transportasi udara, melainkan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
"Kami menyerahkan 250 paket sembako, diberikan e guru ngaji, marbot masjid, dan lansia," ucap Ruly, Rabu (11/3/2026).
Ruly menyampaikan, pihaknya sengaja menyasar penerima yang berdomisili di sekitar bandara.
Lantaran, keberadaan bandara tak akan terasa tanpa dukungan masyarakat sekitar.
Utamanya masyarakat yang mengabdi menjadi guru ngaji atau marbot masjid.
Mereka memiliki peran dalam menjaga kondusifitas masyarakat, yang itu berkaitan dengan operasional bandara.
Selama penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran, dukungan masyarakat cukup penting.
Kondusifitas yang terjaga dari lapisan masyarakat, memastikan pengunjung bandara mendapat kenyamanan saat berada di YIA dan kawasan di sekitarnya.
Mengingat selama lebaran nanti akan banyak pengunjung menaiki moda transportasi udara.
Bantuan berupa sembako seperti minyak, beras, dan gula diharapkan dapat dimanfaatkan penerima.
Terutama menjelang lebaran harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
Setidaknya, bantuan dapat mengurangi beban kebutuhan rumah tangga.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengapresiasi langkah penyaluran bantuan oleh YIA.
Menurutnya, YIA selama ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Terbukti dengan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan bandara. Dengan penyaluran bantuan, eksistensi bandara semakin terlihat.
"YIA memberikan wujud nyata tanggung jawab sosial bagi masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, lansia penerima bantuan Sujiyem mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut.
menurutnya bantuan sembako sangat bermanfaat, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah harga serba tinggi.
Terlebih, lansia sepertinya yang tak memiliki penghasilan tetap.
"Tahun depan semoga bisa mengadakan seperti ini lagi, karena bermanfaat bagi kami," ujarnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva