KULON PROGO - Pro kontra menu makan bergizi gratis (MBG) kering di Kapanewon Sentolo terus berlanjut. Lantaran, terdapat telur rebus retak hingga memiliki noda kotoran ayam yang ditemukan dalam menu MBG.
Orang tua siswa kelas 2 SD di salah satu sekolah di Kapanewon Sentolo MB menceritakan temuan MBG kering. Sebelumnya, ia sempat kecewa dengan menu MBG yang diterima anaknua di hari kedua dan ketiga.
Kini semakin kecewa dengan menu MBG di hari keempat. "Hari Kamis kemarin menunya telur rebus, roti, kurma, dan susu," ucap MB, Jumat (27/2).
MB mengaku kecewa dengan keberadaan telur rebus. Lantaran, telur rebus diterima anaknya dalam kondisi telah pecah. Walaupun sudah dimasak, kondisi pecah ini berpotensi memicu kontaminasi dari luar cangkang.
Hal serupa ternyata juga dikeluhkan orang tua lain yang melontarkan kekecewaan melalui grup whatsapp ortu.
Selain telur rebus pecah, ditemukan juga telur dengan cangkang yang kurang bersih. Kebanyakan telur rebus dibawa pulang dengan cangkang yang bernoda kotoran ayam. Banyak orang tua yang menduga, apabila telur tak dibersihkan dahulu sebelum direbus.
"Tidak higienis, kotorannya bukan setitik, tapi cukup besar dan banyak," ungkapnya.
Temuan menu MBG telur rebus itu menandakan kebersihan makanan belum terjamin. Sewajarnya bahan pangan, seharusnya pengelola SPPG teliti dengan kebersihan. Tujuannya, meminimalisasi kasus kontaminasi pangan.
Sementara itu, Kordinator Wilayah BGN Kulon Progo Aini Ambarwati mengaku telah menerima keluhan dari masyarakat. Khususnya menu telur rebus yang dianggap kurang higienis. "Kami segera memberikan teguran ke SPPG terkait," ungkapnya.
Merespons temuan telur rebus, BGN segera memberikan teguran. Selain teguran, pihaknya meminta agar SPPG dan penanggungjawab di sekolah saling berdiskusi. Tujuannya, menjaring kritik dari penerima MBG untuk perbaikan pelaksanaan program. (gas/laz)
Editor : Herpri Kartun