Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peserta Manunggal Run 2026 Kulon Progo Melonjak, Diikuti 2.002 Pelajar

AW
SERIUS: Pelajar dari berbagai sekolah berlari mengikuti kegiatan Manunggal Run 2026. (Dokumentasi Pemkab Kulon Progo)
SERIUS: Pelajar dari berbagai sekolah berlari mengikuti kegiatan Manunggal Run 2026. (Dokumentasi Pemkab Kulon Progo)  

Advertisement

KULON PROGO – Manunggal Run menjadi salah satu kegiatan olahraga yang identik dengan peringatan Hari Jadi Kulon Progo. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali digelar dengan garis finis di Alun-Alun Wates, Sabtu (24/10). Antusiasme masyarakat pun terus meningkat, ditandai dengan bertambahnya jumlah peserta, terutama dari kalangan pelajar.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulon Progo Hamam Mutaqim mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam Manunggal Run 2026. Kegiatan yang telah diselenggarakan sebanyak 38 kali ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan kebersamaan warga.

“Bukan hanya ajang untuk prestasi, Manunggal Run wujud persatuan kebersamaan,” ujar Hamam, Sabtu (24/10).

Advertisement

Menurut Hamam, Manunggal Run merupakan kegiatan yang melibatkan masyarakat Bumi Binangun sekaligus menggelorakan semangat olahraga dan persatuan. Tingginya partisipasi warga menjadi salah satu faktor yang mendukung keberlangsungan agenda tahunan tersebut.

Melalui kegiatan ini, KONI Kulon Progo juga berupaya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Olahraga lari dinilai mudah diakses karena relatif murah dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang sosial.

Advertisement

Manunggal Run 2026 menyediakan dua rute utama. Rute 3 kilometer dimulai dari Lapangan Pengasih, Kapanewon Pengasih, sedangkan rute 7 kilometer dimulai dari Lapangan Kaliagung, Kapanewon Sentolo. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang berpusat di Lapangan Kaliagung, tahun ini rute disesuaikan agar garis finis berada di Alun-Alun Wates.

“Antusias masyarakat luar biasa,” ungkap Hamam.

Peningkatan jumlah peserta juga terlihat dari kalangan pelajar. Pada 2026, Manunggal Run diikuti 2.002 pelajar dari jenjang SD hingga SMA. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang tercatat sekitar 1.000 peserta pelajar.

Hamam menilai, tingginya partisipasi pelajar dapat menjadi peluang bagi KONI Kulon Progo untuk menjaring bibit atlet, khususnya cabang olahraga atletik. Para peserta yang menunjukkan potensi dan meraih prestasi dalam Manunggal Run diharapkan dapat dibina lebih lanjut sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.

Salah satu peserta, Fanesa dari SMAN 1 Pengasih, mengaku tidak menyangka bisa meraih juara kedua Manunggal Run 2026 untuk kategori SMA sederajat. Awalnya, dia hanya menganggap kegiatan tersebut sebagai ajang hiburan dan tidak memasang target juara.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dari Jerami Jadi Wayang! Desa Wisata Grogol Sleman Ajak Pelajar Sidoarjo Belajar Seni Tradisional

Dari Jerami Jadi Wayang! Desa Wisata Grogol Sleman Ajak Pelajar Sidoarjo Belajar Seni Tradisional

Desa Wisata Grogol Sleman mengenalkan kerajinan wayang suket dari jerami kepada siswa SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo melalui wisata edukasi budaya.

Dari  Beijing, Alumni Tiongkok Pelajari Ekosistem Inovasi Perkuat Hilirisasi Riset

Dari  Beijing, Alumni Tiongkok Pelajari Ekosistem Inovasi Perkuat Hilirisasi Riset

Akademisi Indonesia dari UAD, Muhammadiyah, NU, dan BRIN mengunjungi Zhongguancun Beijing untuk mempelajari inovasi teknologi dan hilirisasi riset Tiongkok.

620 Pelajar dari 18 Kapanewon Adu Kemampuan di MTQ Gunungkidul   

620 Pelajar dari 18 Kapanewon Adu Kemampuan di MTQ Gunungkidul  

Sebanyak 620 pelajar dari 18 kapanewon mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar tingkat Kabupaten Gunungkidul 2026 di SMP Negeri 1 Wonosari, Selasa (20/10/2026). Kompetisi ini mencakup beragam kemampuan..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer