Dari Beijing, Alumni Tiongkok Pelajari Ekosistem Inovasi Perkuat Hilirisasi Riset

Oleh: Muhammad Aziz,
Dosen Universitas Ahmad Dahlan dan Pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Bagaimana sebuah penelitian dapat berkembang menjadi teknologi yang mengubah kehidupan masyarakat? Pertanyaan inilah yang menemukan gambaran nyata ketika sejumlah alumni perguruan tinggi Tiongkok asal Indonesia berkesempatan mengunjungi Zhongguancun, salah satu pusat inovasi teknologi terkemuka di Beijing, dalam rangkaian kunjungan kehormatan atas undangan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok.
Kunjungan yang mencakup Kota Beijing dan Chongqing selama enam hari (10-16 Oktober 2026), bukan sekadar agenda persahabatan antarnegara. Tapi kesempatan untuk memahami bagaimana Tiongkok membangun ekosistem yang menghubungkan perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, dan industri dalam menghasilkan inovasi bernilai ekonomi dan sosial.
Salah satu destinasi utama adalah Pusat Pameran Kawasan Demonstrasi Inovasi Nasional Zhongguancun, etalase perkembangan teknologi dan transformasi industri Tiongkok. Dikenal sebagai Silicon Valley-nya Tiongkok, Zhongguancun memperlihatkan bagaimana riset ilmiah dapat bergerak melampaui laboratorium dan publikasi akademik.Kemudian berkembang menjadi produk teknologi yang digunakan secara luas oleh masyarakat.
Ketika Hasil Riset Tidak Berhenti di Laboratorium
Di atas area pameran seluas sekitar 10.000 meter persegi, lebih dari 560 teknologi dan produk inovatif ditampilkan sebagai hasil pengembangan lebih dari 350 lembaga penelitian dan perusahaan, termasuk sejumlah raksasa teknologi seperti Baidu, Xiaomi, Lenovo, dan JD.com. Berbagai inovasi tersebut mencerminkan arah pembangunan Tiongkok melalui konsep New Quality Productive Forces, yang menempatkan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi sebagai penggerak produktivitas serta pertumbuhan ekonomi.
Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu teknologi yang paling menonjol. Mulai dari cip AI, model bahasa besar, robot humanoid, kendaraan tanpa pengemudi, hingga sistem transportasi cerdas memperlihatkan bagaimana teknologi masa depan terus dikembangkan menuju penerapan nyata.
Tidak hanya teknologi digital, Zhongguancun juga menghadirkan inovasi di bidang dirgantara komersial, manufaktur presisi, energi terbarukan, material maju, dan teknologi lingkungan. Di sektor kesehatan, perhatian tertuju pada pengembangan robot bedah, sistem operasi digital, robot rehabilitasi, perangkat diagnosis berbasis AI, serta model pelayanan kesehatan komunitas yang mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan masyarakat.
Inovasi tersebut menunjukkan kemajuan teknologi tidak semata-mata berorientasi pada industri. Tapi juga dapat diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan pelayanan publik, termasuk peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




