RADAR JOGJA - Konsumsi ikan sejak dini dinilai para ahli sebagai langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kandungan omega-3, protein berkualitas, vitamin, dan mineral di dalamnya berperan langsung dalam meningkatkan fungsi otak, menjaga kesehatan mata, hingga memperkuat sistem imun.
Dengan memasukkan ikan ke dalam menu harian, orang tua dapat membantu anak mendapatkan nutrisi lengkap yang tidak selalu ditemukan pada sumber pangan lain.
1. Baik untuk perkembangan otak anak
Ikan kaya akan kandungan omega-3 docosahexaenoic (DHA) yang sangat berguna untuk perkembangan otak dan sistem saraf.
Ikan juga merupakan sumber asam lemak sehat.
Mengonsumsi ikan rutin setiap minggu dapat meningkatkan materi abu-abu dalam otak.
Materi abu-abu adalah jaringan fungsional utama otak yang mengatur emosi dan memori.
Contoh ikan yang mengandung DHA yang tinggi adalah salmon, sarden, dan tuna.
2. Baik untuk kesehatan penglihatan
Kandungan asam lemak DHA pada ikan sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi penglihatan anak.
Kandungan DHA pada ikan juga dapat menurunkan risiko berbagai penyakit penglihatan.
3. Meningkatkan kualitas tidur
Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko gangguan tidur.
Sebuah penelitian berhasil membuktikan bahwa mengonsumsi ilan salmon 3 kali seminggu mampu memperbaiki masalah tidur.
Para penelitik berspekulasi bahwa ini disebabkan oleh kandungan vitamin D yang terdapat pada ikan.
4. Menurunkan resiko alergi
Terbiasa mengonsumsi ikan sejak dini dapat mengurangi risiko berbagai penyakit alergi, seperti asma dan dermatitis atopik.
Mengonsumsi ikan yang mengandung asam lemak tak jenuh rantai panjang (long chain polyunsaturated fatty acids) dapat mencegah terjadinya asma pada anak.
5. Menurunkan risiko autoimun
Mengonsumsi ikan secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit autoimun.
Hal ini dikarenakan kandungan azam lemak omega-3 yang terdapat pada ikan memiliki sifat anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan dalam tubuh.
Contoh penyakit autoimun yang dapat dicegah antara lain rheumatoid arthritis dan multiple sclerosis. (Nauralya D)