Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lebih Transparan dengan Label Harga, SPPG di Kulon Progo Sambut Kebijakan Baru Pelaksanaan MBG

Anom Bagaskoro • Selasa, 3 Maret 2026 | 19:53 WIB

Menu MBG di Kulon Progo kini telah diberikan informasi harga dan angka kandungan gizinya.
Menu MBG di Kulon Progo kini telah diberikan informasi harga dan angka kandungan gizinya.

 

KULON PROGO - Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerapkan label harga pada setiap menu makan bergizi gratis (MBG). Upaya transparansi ini juga disambut baik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).


Penanggung Jawab Dapur SPPG Wates 3 Tri Susilo menyampaikan, menu MBG yang diolah pihaknya telah memenuhi syarat label harga. Penerapan label harga ini merupakan tindak lanjut arahan BGN.


"Kebetulan kami melayani MBG kering dan basah. Keduanya sudah diberikan label harga," ucap Tri Susilo, Selasa (3/3).


Tri menjelaskan, selama Ramadan pihaknya melayani jenis MBG basah dan kering. MBG basah fokus untuk sekolah yang mayoritas siswanya tak menjalankan ibadah puasa. Walau jenis berbeda, setiap porsi MBG dipastikan dilengkapi label harga.

Termasuk dalam akun media sosial SPPG rutin memperbaharui menu MBG yang disertai dengan harga.


Selain label harga, tercantum juga jenis makanan dan angka kandungan gizi (AKG). Sebenarnya pencantuman AKG telah dilakukan pada pelaksanaan MBG sebelumnya. Kini dilengkapi dengan label harga. "Kami malah senang, karena SPPG lebih transparan," ujarnya.


Pihaknya menyambut baik pelabelan harga. Melalui label harga dan AKG masyrakat mendapat informasi jelas terkait harga.

Apalagi, masyarakat masih beranggapan satu porsi menu MBG memakan anggaran Rp 15 ribu. Kenyataan di lapangan, menu MBG ukuran besar senilai Rp 10 ribu dan ukuran kecil Rp 8 ribu.


Kordinator Wilayah BGN Kulon Progo Aini Ambarwati membenarkan penerapan pelabelan harga pada menu MBG. Hal itu sejalan dengan arahan wakil kepala BGN dan sempat juga disinggung oleh Gubernur DIJ Hamengku Buwono X.


"Untuk transparansi, maka pencantuman harga dan AKG harus dimasukkan ke stiap menu MBG," ujarnya.


Aini menyampaikan, hampir seluruh SPPG di Kulon Progo telah menerapkan pencantuman harga. Hanya saja masih butuh waktu beberapa hari ke depan agar seluruh SPPG dapat melakukan penyesuaian. Lantaran, kebanyakan SPPG masih mencetak label AKG saja, dan belum tercantum harga. (gas/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#akg #Mbg #kandungan gizi #Kulon Progo #ramadan #SPPG