RADAR JOGJA – Lempuyang atau Lempuyang Wangi (Zingiber zerumbet) adalah sejenis rempah-rempah yang berkhasiat sebagai obat.
Rimpangnya dapat dimanfaatkan sebagai campuran untuk pembuatan obat.
Selain itu, Lempuyang ternyata salah satu bahan utama yang cukup popular pada jamu cabe puyang.
Mungkin, dulu para orang tua mengatakan lempuyang sebagai makanan ular karena banyaknya khasiat yang dimiliki lempuyang ini.
Sehingga tidak banyak yang berani menyentun lempuyang ini.
Lempuyang diketahui mampu menginduksi apoptosis sel-sel kanker. Hasil kajian di Jepang menemukan bahwa ekstrak rimpang lempuyang dapat menekan pertumbuhan sel-sel melanoma pada mencit percobaan.
Efek penekanan (inhibitor) diketahui terjadi melalui penghambatan terhadap ekspresi gen tirosinase pada sel melanoma.
Lempuyang adalah jenis tanaman yang memiliki tampolan bunga berwarna cera.
Lemputang sering dijumpai di daerah yang lembab, seperti di dekat sungai, air terjun atau sumber air lainnya.
Kandungan Fitokimia yang dimiliki lempuyang seperti polifenol, alkaloid, terpenes, flavonoid dan linalool kerab digunakan sebagai obat tradisional.
Selain itu, minyak esensial lempuyang mengandung komponen seperti hemulene, caryophyllene, zingiberene dan zerunbone.
Berikut khasiat lempuyang bagi kesehatan:
- Menghambat pertumbuhan sel kanker
dalam jurnal Molecules mengungkapkan bahwa lempuyang berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker.
kandungan senyawa zerumbone dalam rimpang lempuyang wangi. Zerumbone merupakan senyawa terpenoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan anti-inflamasi
- Meningkatkan kekebalan tubuh
Dalam hal ini, lempuyang bisa digunakan sebagai obat herbal untuk menjaga daya tahan tubuh.
Pasalnya, tanaman herbal ini memiliki sifat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Selain itu, tanaman herbal ini memiliki sifat antibakteri yang mampu melawan bakteri atau jamur penyebab penyakit.
- Mengurangi risiko penyakit jantung
Dalam jurnal Drug, Design, Development and Therapy melakukan penelitian pada kelinci untuk melihat manfaat lempuyang dalam mengurangi risiko penyakit jantung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa zerumbone di dalam tanaman herbal ini dapat membantu mengurangi ukuran plak di pembuluh arteri dan menjaga pembuluh arteri dari kerusakan.
- Mencegah Maag
Kandungan senyawa zerumbone yang dimiliki oleh tanaman herbal ini juga dapat membantu mencegah sakit maag dan memelihara kesehatan sistem pencernaan.
Senyawa tersebut dapat membantu mengurangi peradangan pada lambung dan meningkatkan produksi zat bernama HSP-70 yang berperan dalam melindungi sel-sel lambung.
- Meredakan Demam
Sebuah studi dalam Myanmar Korea Conference Research Journal melakukan uji coba pada tikus albino untuk melihat efektivitas ekstrak akar lempuyang dalam meredakan demam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa flavonoid di dalam ekstrak akar tanaman herbal ini dapat membantu meredakan demam.
- Menurunkan kadar gula dalam darah
Manfaat lempuyang untuk membantu menurunkan kadar gula darah ini dikarenakan dalam lempuyang terdaPat kandungan ekstrak etanol.
Biasanya untuk menjaga kadar gula dalam darah ini, dapat dengan mengkonsumsi 1-2 gelar rebusan lempuyang setiap hari sebelum makan.
- Mencegah infeksi
Lempuyang memiliki efek positif alias menghambat pertumbuhan bacillus subtilis yang merupakan bakteri penyebab penyakit meningitis, endokarditis, penyakit tipes, hingga infeksi pada mata.
Selain bakteri bacillus subtilis, pertumbuhan bakteri streptococcus dan salmonella typhi dalam tubuh juga bisa dicegah dengan mengonsumsi lempuyang. (uta)
Editor : Amin Surachmad