RADAR JOGJA - Kalazion merupakan salah satu penyakit pada mata berupa benjolan yang berada di kelopak mata.
Benjolan ini muncul akibat penyumbatan pada kelenjar meibom.
Benjolan ini biasanya tampak kemerahan, berukuran kecil, tidak terasa nyeri, dan bisa bertahan hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
Kalazion berbeda dengan hordeolum atau bintitan yang merupakan dampak dari penyumbatan kelenjar di bulu mata.
Kelenjar meibom berukuran lebih besar dan letaknya pun lebih dalam.
Kelenjar ini berfungsi memproduksi minyak (sebum) untuk menjaga kelembapan mata.
Kalazion terjadi ketika kelenjar meibom tersumbat.
Akibatnya, minyak menumpuk dan membentuk benjolan berisi cairan di kelopak mata.
Kalazion umumnya dapat dialami oleh siapa saja, tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kalazion, antara lain:
1. Menderita penyakit kulit seperti rosacea atau dermatitis seboroik.
2. Menderita blefaritis berkepanjangan.
3. Menderita tuberkulosis.
4. Menderita diabetes.
5. Pernah menderita kalazion sebelumnya.
Kalazion pada umumnya tidak berbahaya namun akan menimbulkan bekas yang cukup lama.
Sebab bintitan yang terbentuk umumnya keras dan susah untuk turun seperti semula.
Maka dari itu, seseorang perlu menjaga kebersihan di sekitar mata agar tidak menganggu penampilan dan membuat rasa percaya diri seseorang berkurang.
Editor : Meitika Candra Lantiva