Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kekayaan Nutrisi Daun Bayam: Mencegah Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Bahana. • Minggu, 12 November 2023 | 15:55 WIB

SEGERA DIKONSUMSI: AnditaDewastri hendak mengonsumsi bayam yang telah direbus. (Dite Surendra/Jawa Pos)
SEGERA DIKONSUMSI: AnditaDewastri hendak mengonsumsi bayam yang telah direbus. (Dite Surendra/Jawa Pos)

RADAR JOGJA - Hampir semua orang ingat film kartun Popeye the Sailor Man, yang keluar sejak tahun 1929, yang menunjukkan bahwa karakter itu akan menjadi lebih kuat setelah makan bayam atau bayam.

Bayam memang mengandung zat besi yang meningkatkan kekuatan otot, yang merupakan salah satu ide di balik pembuatan film.

Nama ilmiah bayam adalah Amaranthus blitum, yang termasuk dalam suku Amaranthaceae. Karena menggunakan rempah kunci, biasanya digunakan sebagai bahan utama sayur bening atau sayur kunci.

Keluarga herbal Amaranth termasuk bayam. Menurut beberapa penelitian, ramuan herbal dari keluarga Amaranthus berpotensi menjadi bahan pangan yang tahan terhadap perubahan cuaca di masa depan.

Karena tanaman ini tidak beriklan secara internasional, hanya dibudidayakan oleh petani lokal dan dapat diterima masyarakat setempat.

Kemampuan keluarga Amaranthus untuk bertahan hidup dalam kondisi ekstrim juga ditunjukkan oleh penelitian.

mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan lingkungan yang menimbulkan tekanan, yang menjadikannya kaya nutrisi.

Keluarga tanaman memiliki sifat antioksidan, antikanker, antimikroba, dan antilipidemik karena kekayaan nutrisi mereka.

Keluarga Amaranth sudah dikenal sejak zaman Amerika Aztec, Maya, dan Inca. Penggunaan biji, daun, dan bagian tanaman lainnya telah menyebar ke berbagai negara pada abad ke-16 dan ke-17.

Daun digunakan dalam salad dan makanan tradisional, dan biji diolah dan dimakan seperti sereal.

Biji digunakan dalam berbagai upacara keagamaan selain digunakan sebagai makanan.

Daun digunakan sebagai obat di negara-negara Afrika. Biji bayam tertentu di Polandia adalah sumber lemak dan protein.

Digunakan sebagai astringen, amarant diduga berasal dari zat yang mengandung saponin, protoalkaloid, dan betacyan.

Pada buku referensi obat herbal, Amaranth disebut sebagai obat diare , faringitis, menstruasi berlebih, gangguan kulit seperti akne dan eksem, dan sebagai obat kumur untuk mencegah sariawan.

Sudah banyak penelitian yang dilakukan tentang fungsi Amaranth pada sistem jantung, pembuluh darah, sistem saraf, dan sebagai antimikroba, penurun gula darah, dan antioksidan.

Kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang telah dipelajari secara menyeluruh pasti berkontribusi pada manfaat tersebut.

Hanya beberapa dari lebih dari 70 spesies keluarga Amaranth yang telah dipelajari secara ilmiah hingga saat ini.

Bayam sangat disukai di banyak tempat di dunia, termasuk Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan.

Bayam sangat populer di Asia karena rasanya yang lezat dan kaya nutrisi.

Hasil studi yang dilakukan oleh peneliti Bangladesh menunjukkan bahwa kandungan protein yang terdiri dari asam amino esensial seperti lisin dan metionin sangat kaya.

Kandungannya termasuk serat, mineral, pigmen tumbuhan yang disebut pigmen fito, dan zat bioaktif seperti klorofil, betaxanthin, karotenoid, betakaroten, vitamin C, dan senyawa golongan fenolik dan flavonoid.

Fito bayam memiliki lebih banyak pigmen daripada bayam merah.

Menurut penelitian, ada korelasi antara variasi genotipe tanaman dan komposisi protein, lemak, serat, mineral, dan pigmen fito.

Yang pasti, orang-orang yang hidup rendah dan vegetarian dapat memenuhi kebutuhan nutrisi mereka dengan daun bayam.

Bayam yang mengandung Omega 6 dan Omega 3 merupakan sumber lemak yang sangat baik. Untuk mencerna, menyerap, dan menyalurkan vitamin yang larut dalam lemak, seperti A, D, E, dan K, diperlukan lemak.

Serat, yang tersedia dalam jumlah yang cukup, membantu mengatasi masalah pencernaan seperti buang air besar yang sulit dan masalah pencernaan lainnya.

Kalium, kalsium, magnesium, tembaga, zat besi, manganum, dan zinc adalah beberapa mineral yang dapat bermanfaat.

Dibandingkan dengan jenis sayur lain, kandungan mineralnya lebih tinggi. Selain itu, penelitian ini menyelidiki manfaat antioksidan.

Dengan demikian, temuan penelitian menunjukkan bahwa bayam dapat digunakan sebagai sumber nutrisi harian yang terdiri dari fenol, flavonoid, mineral, vitamin, dan pigmen fito Yang memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan sel.

Bayam Merah

Keluarga Amaranth berdaun merah sangat diminati di Asia Tenggara dan Indonesia. Nama ilmiahnya adalah Amaranthus tricolor, dan orang biasanya menyebut bayam merah.

Bayam jenis ini digunakan dalam metode pengobatan Ayurveda India tradisional.

Peneliti Indonesia juga mulai tertarik untuk mempelajari manfaatnya, terutama terkait dengan fungsi antioksidan zat yang terkandung di dalamnya.

Dalam satu percobaan, tikus diberi ekstrak etanol bayam merah untuk mengobati indung telurnya.

Hasilnya, beberapa petunjuk stres oksidatif menurun, serta enzim yang menunjukkan kondisi kesehatan organ hati.

Bayam merah juga memiliki kemampuan untuk mencegah infark miokard , yang dapat terjadi karena kemampuannya untuk mencegah radang, menetralkan stres oksidatif, dan mengontrol penebalan jaringan sel. (Putri Aprilia Ningsih/ Radar Jogja)

Editor : Bahana.
#fitofarmaka #zat besi #bayam #fito #Nutrisi