Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terlalu Lama Bekerja di Depan Komputer? Hati-hati dengan Computer Vision Syndrome !

M
Ilustrasi bekerja terlalu lama di depan komputer. (Pinterest/Behance)
Ilustrasi bekerja terlalu lama di depan komputer. (Pinterest/Behance)


RADAR JOGJA – Hati-hati untuk kalian yang menghabiskan sebagian waktunya untuk bekerja di depan laptop atau komputer.


Advertisement


Kegiatan tersebut bisa memberikan dampak negatif untuk kesehatan tubuh terutama bagian kepala, mata, leher, pundak dan punggung.

Dampak tersebut dinamakan Computer Vision Syndrome.


Computer Vision Syndrome adalah gangguan yang akan terjadi pada tubuh orang yang terlalu lama duduk dan menatap layar laptop atau komputer.

Advertisement


Gangguan yang dialami adalah seperti mata lelah, pegal, penglihatan kabur, mata merah, kering, berair, nyeri kepala maupun leher.


Gangguan yang dialami ini disebabkan karena mata harus terus bergerak dan fokus pada waktu yang lama untuk menatap layar komputer, sehingga otot mata harus bekerja dengan keras.


Huruf-huruf yang ada pada layar komputer juga tidak setajam huruf yang ada di media cetak.

Advertisement

Akibatnya, mata harus lebih fokus untuk membacanya, sehingga frekuensi mata untuk berkedip berkurang. Ini dapat menyebabkan mata menjadi lebih kering.


Silau cahaya yang dihasilkan dari layar komputer juga menjadi salah satu penyebab gangguan tersebut terjadi pada tubuh.


Oleh karena itu, kalian dapat mencegahnya dengan cara berikut.

Sesuaikan cahaya lingkungan sekitar agar tidak terlalu gelap maupun terlalu terang.


Cobalah untuk duduk dengan posisi yang menghadap jendela langsung, agar mata tidak hanya menangkap cahaya dari komputer saja, tetapi juga menangkap cahaya alami dari luar ruangan.


Tapi jangan memposisikan juga layar komputer menghadap langsung ke jendela karena untuk mengurangi refleksi cahaya dari jendela yang dipantulkan melalui layar komputer.


Cobalah juga untuk mengatur posisi lampu agar cahaya lampu tidak langsung mengarah ke mata.
Jangan duduk terlalu dekat dengan layar untuk mengurangi risiko mata tegang.

Berikan jarak 50-70 cm antara wajah dengan layar komputer.


Ubah pengaturan cahaya pada layar komputer sesuai kenyamanan mata kalian, untuk mengurangi risiko mata lelah.


Kurangi durasi dalam penggunaan komputer. Cobalah untuk istirahat sejenak setidaknya 20 detik untuk menatap objek lain. Sebab, 20 detik dapat digunakan mata untuk merelaksasikan otot mata agar bisa fokus kembali.

Baru setelah 2 jam lamanya, istirahatkan mata selama 15 menit. Pembatasan ini setidaknya dapat mengurangi risiko terkena Computer Vision Syndrome. (Anistigfar/Radar Jogja)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

NASA Deteksi Indonesia Merah Pekat Akibat Gas Karbon Monoksida, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan Tubuh?

NASA Deteksi Indonesia Merah Pekat Akibat Gas Karbon Monoksida, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan Tubuh?

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Indonesia tertangkap Citra Satelit NASA, Tampilan peta Bumi melalui platform Eyes on the Earth memperlihatkan pemandangan yang mengkhawatirkan di wilayah Indonesia akiba

Sering Minum Kopi? Ini 7 Alasan Kenapa Kamu Perlu Mengurangi Kafein

Sering Minum Kopi? Ini 7 Alasan Kenapa Kamu Perlu Mengurangi Kafein

Kopi di pagi hari atau teh di sore hari mungkin sudah jadi rutinitas harianmu. Selain ampuh mengusir kantuk, kafein memang bisa bikin tubuh terasa lebih segar dan fokus. Namun, mengonsumsi kafein secara berlebihan bisa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer